Polda Jambi Olahraga Bersama Masyarakat Sambut HUT Bhayangkara Ke-79

Kota Jambi - Menyambut HUT Bhayangkara ke-79, 1 Juli 2025 mendatang, Kepolisian Polda Jambi menggelar olahraga bersama, Selasa (17/06/2025), mengajak seluruh lapisan masyarakat, olahtubuh dengan senam kebugaran dilapangan hitam Mapolda Jambi.

Olahraga bersama ini, selain mengajak masyarakat menjaga kesehatan tubuh, juga bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat yang sesuai pula dengan tema "Polri untuk Masyarakat".

Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol. Agus Tri Waluyo, sebagai kordinator seksi pelaksanaan olahraga bersama menyatakan, ratusan masyarakat umum ikut memeriahkan olahraga bersama, dari berbagai kalangan baik disekitar lingkungan Mapolda Jambi serta berbagai sanggar olahraga lainya.

"Senam bersama ini dari berbagai kalangan, masyarakat umum yang diundang berolahraga bersama. Selain sehat dengan suasan kebersamaan, para peserta juga mendapat berbagai hadiah menarik", tegas Agus.

Selain masyarakat, anggota Kepolisian Polda Jambi, hadir pula berbagai peserta dari instansi lain, TNI, BNNP, Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi maupun Negeri, serta mitra Polri.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto menyebutkan kolaborasi ini mencerminkan kuatnya sinergi antar penegak hukum dan lembaga pemerintahan wilayah Jambi.

"Melalui kegiatan ini Polda Jambi ingin membangun semangat persatuan, meningkatkan kebugaran dan menciptakan ruang interaksi positif antara Polri dan masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Jambi. 

Berbagai hadiah menarik, peralatan rumah tangga, mesin cuci, kulkas, sepeda lipat hingga sepeda motor listrik mewarnai keceriaan bagi para peserta.

Sehat, sportivitas dan kebersamaan, peringatan Hari Bhayangkara kali ini diharapkan juga menjadi momentum memperkuat kepercayaan publik dan dukungan terhadap Polri sebagai institusi yang terus bertransformasi menjadi lebih prediktif, responsif, dan transparan dalam menegakkan keadilan.

Kehadiran masyarakat bukan hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi energi moral bagi Polri untuk terus mengabdi dan hadir sebagai pelindung serta pengayom rakyat. Hari Bhayangkara bukan hanya milik Polri, tapi milik kita semua.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Jambi : “Seruan Gotong Royong dan Penanaman Nilai Bangsa”

Kota Jambi - Memperingati hari lahir Pancasila tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar upacara peringatan di lapangan kantor utama Wali Kota Jambi, Senin (2/6/2025).

Upacara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana,M.K.M., dengan turut dihadiri Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, Dandenpom II/2 Jambi Letkol Cpm Sundoro, Kepala BNN Kota Jambi Kombes Pol. Katino, Sekda A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi dan organisasi Kepramukaan kota Jambi.

Tahun ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”. Tema tersebut mengandung pesan mendalam bahwa pembangunan bangsa Indonesia harus terus bertumpu pada nilai-nilai dasar Pancasila, Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial.

Dikesempatan itu, Wali Kota Jambi dokter Maulana membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. KH Yudian Wahyudi, M.A., P.hd., yang menegaskan, Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, izinkan Saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda. Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia,” ujar Wali Kota Maulana membacakan amanat Kepala BPIP RI.

Dalam konteks pembangunan Nasional saat ini, lanjutnya, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan Hak Asasi Manusia. Karena disadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi.

“Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita. Oleh karena itu, melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” lanjutnya.

Dalam dunia pendidikan, perlu ditanamkan Pancasila sejak dini, bukan sekadar dalam pelajaran formal, tetapi dalam praktik keseharian. Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter dan kuat dalam integritas moral.

Dalam Birokrasi, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan dan berpihak pada rakyat. Setiap kebijakan dan program harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial, bukan kepentingan kelompok atau golongan.

Selanjutnya, dalam bidang ekonomi, perlu dipastikan bahwa pembangunan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi menjadi berkah bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan sosial, sebagaimana termaktub dalam sila kelima, harus menjadi orientasi utama. Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kerakyatan dan koperasi harus terus diberdayakan agar tidak ada warga yang tertinggal dalam kemajuan bangsa.

Sementara itu, dalam ruang digital, kita harus membangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukan ruang bebas nilai. Etika, toleransi dan saling menghargai tetap harus ditegakkan. Pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya. Mari kita perangi hoaks, ujaran kebencian dan provokasi, dengan literasi digital dan semangat gotong-royong,” tegasnya.

Dirnya juga menyebutkan, BPIP sebagai lembaga yang bertugas membina dan memperkuat ideologi Pancasila terus berkomitmen menghadirkan berbagai program strategis : dari pembinaan ideologi di lingkungan pendidikan, pelatihan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan aparat negara, penguatan kurikulum Pancasila, hingga kolaborasi lintas sektor untuk mengarusutamakan Pancasila di berbagai lapisan masyarakat. Dengan tujuan agar Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata.

Namun, tugas ini tidak bisa dijalankan sendiri. Kita semua, seluruh elemen bangsa dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat, dari tokoh agama hingga pemuda, memiliki peran untuk menjadi pelaku utama pembumian Pancasila. Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekedar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” sebutnya.

“Kita ingin Indonesia yang maju bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara moral. Kita ingin Indonesia yang sejahtera bukan hanya dalam angka statistik, tetapi juga dalam rasa keadilan dan persaudaraan. Kita ingin Indonesia yang dihormati dunia bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi karena keluhuran budinya dan kebijaksanaan rakyatnya. Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan. Marilah kita terus bergotong-royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara,” tutup Maulana membacakan amanat Kepala BPIP RI.

Usai pelaksanaan upacara itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana menyampaikan pesan penting mengenai penguatan karakter bangsa di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

Dalam keterangannya, Maulana menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai karakter bangsa di segala bidang kehidupan, sebagaimana diamanatkan oleh BPIP RI.

“Mulai dari menjaga sopan santun, keramahan, hingga tidak menyebarkan hoaks, khususnya dalam penggunaan media sosial. Ini menjadi hal mendasar yang harus terus kita tanamkan kepada masyarakat,” ujar Maulana.

Pada prinsipnya, kita semua sebagai anak bangsa harus memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Itu menjadi benteng utama agar kita tidak mudah terjerumus ke dalam perilaku negatif,” tutup Maulana.

Upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini berlangsung khidmat dan tertib. Bertindak sebagai Perwira Upacara adalah Kasatres Narkoba Polresta Jambi, AKP Simsal Siahaan, sementara pembaca teks Pembukaan UUD 1945 oleh Camat Paal Merah, M. Toyib. Sementara pengibaran bendera dilakukan oleh pasukan pengibar bendera dari Paskibraka Kota Jambi Tahun 2024

Kota Jambi Menuju UHC 100%, Wali Kota Maulana Paparkan Capaian dan Komitmen Kesehatan di Seminar Nasional FKM UI

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat dan Sosialisasi Program Pascasarjana (S2 dan S3) Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (31/5/2025).

Seminar hasil kolaborasi antara Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pemerintah Kota Jambi, Poltekkes Jambi, dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Wilayah Jambi ini mengangkat tema “Strategi Komprehensif Pencegahan Penyakit Tidak Menular Berbasis Masyarakat.”

Diselenggarakan secara hybrid, seminar ini diikuti oleh 150 tenaga kesehatan yang hadir langsung di lokasi kegiatan, serta ratusan peserta lainnya yang mengikuti secara virtual dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya kesehatan, sekaligus memperluas jangkauan edukasi dan advokasi terhadap pencegahan penyakit tidak menular berbasis komunitas.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana turut hadir sebagai narasumber dan memaparkan strategi Pemerintah Kota Jambi dalam menanggulangi dan mencegah penyakit tidak menular melalui pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat.

Selain Wali Kota Maulana, turut hadir dua narasumber utama dari FKM UI, yaitu : Prof. dr. Adang Bachtiar, M.P.H., D.Sc., Guru Besar FKM UI, yang menyampaikan materi tentang Strategi Penguatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Mencegah Penyakit Tidak Menular, dan Prof. dr. Mondastri Korib Sudaryo, M.S., D.Sc., Dekan FKM UI, yang memaparkan kajian tentang Dampak Bencana terhadap Kejadian Penyakit Tidak Menular di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dokter Maulana, mengatakan seminar bersama FKM Universitas Indonesia ini merupakan bagian penting dari upaya strategis pemerintah kota Jambi dalam penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang saat ini angka kematiannya terus tinggi.

“Hal ini sejalan dengan berbagai program yang telah kita jalankan di bidang kesehatan, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pengembangan kawasan tanpa asap rokok, penyediaan ruang terbuka hijau, serta pembangunan sarana dan prasarana penunjang aktivitas olahraga hingga ke tingkat RT melalui program Kampung Bahagia,” ujar Maulana.

Ia juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari implementasi Kota Jambi sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Pemerintah Kota Jambi, lanjutnya, senantiasa mendukung berbagai event yang digelar di Kota Jambi, termasuk kegiatan ilmiah seperti seminar ini. Selain memperkuat kapasitas sumber daya manusia, kegiatan semacam ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap perputaran roda perekonomian daerah.

Ratusan Archer Ikuti Wali Kota Cup’2025, Maulana : “Panahan Ajarkan Fokus, Disiplin, dan Semangat Sunnah Rasul”

Kota Jambi - Suasana Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi terasa berbeda, Jum'at (30/5/2025), saat deretan busur dan anak panah menghiasi arena dalam gelaran Kejuaraan Panahan Wali Kota Jambi Cup Gelanggang Siginjai 2025.

Mengusung tema “Jaga Tradisi, Raih Prestasi”, kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Sebanyak 250 pemanah ambil bagian dalam kejuaraan ini. Tidak hanya dari dalam Provinsi Jambi, tapi juga dari berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga DKI Jakarta. Lebih membanggakan lagi, kehadiran peserta dari mancanegara, yakni Malaysia, yang menandai event ini telah memasuki level event bertaraf internasional, sebuah capaian awal yang membuka peluang lebih besar di masa depan.

Kehadiran peserta luar negeri tersebut menjadi bukti bahwa Kota Jambi telah mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga yang menarik minat mancanegara. Hal ini memperkuat posisi Jambi sebagai kota yang tidak hanya aktif dalam pembangunan, tetapi juga dalam diplomasi budaya dan olahraga melalui sport tourism.

Kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dengan melepas tembakan anak panah ke arah sasaran sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Dalam keterangannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekedar kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai luhur warisan budaya.

“Selamat bertanding untuk semua peserta. Kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, atas nama pemerintah saya ucapkan apresiasi dan terima kasih. Siapapun pemenangnya nanti, jadikanlah motivasi dan teruslah berlatih,” ujar Maulana.

Ia juga menekankan bahwa ajang ini merupakan peluang emas untuk mengasah kemampuan sekaligus mentalitas atlet.

“Kejuaraan panahan Wali Kota Jambi Cup 2025 ini juga merupakan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan kemampuan, serta mentalitas sebagai atlet melalui kompetisi, karena pengalaman merupakan guru terbaik,” lanjutnya.

Lebih jauh, Maulana menggarisbawahi bahwa olahraga panahan bukan hanya tentang fisik dan teknik, tapi juga tentang nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.

“Orangtua juga berperan penting untuk memperkenalkan olahraga panahan ini kepada generasi muda tidak hanya dari sisi olahraganya, namun juga dari sisi keagamaan yang masuk ke dalam sunnah Nabi,” ungkapnya.

“Selain itu juga ada berkuda dan berenang, yang beberapa hari lalu juga kita lakukan kejuaraannya lomba renang berskala nasional,” lanjutnya.

Di sisi lain, kejuaraan ini juga menjadi sarana promosi Kota Jambi kepada para peserta, baik dalam konteks budaya, pariwisata, maupun ekonomi.

“Kami mengadakan event-event ini juga sebagai langkah sport tourism untuk meningkatkan kunjungan dan mengenalkan Jambi di kancah regional, nasional maupun internasional,” jelas Maulana.

“Sebagai insan olahraga, saya berpesan jaga terus sportivitas untuk membentuk karakter dan generasi muda yang tangguh,” pesannya.

Ia juga berharap berbagai kegiatan yang terselenggara dalam rangka HUT Kota Jambi tahun ini dapat memberikan efek positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Paripurna Istimewa HUT Pemkot Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih, Wali Kota Maulana Paparkan Capaian Kinerja

Kota Jambi - Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, SE. M.A., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi ke-624, Rabu (28/5/25).

Berlangsung di Gedung Swarna Bumi Gedung DPRD Kota Jambi, Rapat Paripurna Istimewa diawali dengan penyambutan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, SE., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, SE. M.A., kepada tamu kehormatan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI H. Yandri Susanto, S,Pt., M.Pd., Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., didampingi Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, S.E.

Rapat yang dihadiri dari berbagai elemen masyarakat dan tokoh-tokoh penting tersebut, dipimpin dan dibuka langsung Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, SE., didampingi para unsur pimpinan Ketua DPRD Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Menteri Desa Yandri Susanto memberikan apresiasi kepada Pemerintah dan Legislatif Kota Jambi, dirinya meyakini dengan kekompakan yang telah ada bisa terus memberikan yang terbaik bagi Kota Jambi.

"Tidak hanya itu, kolaborasi antara desa dan kota juga sangat penting, karena sangat berkesinambungan dengan asta cita keenam presiden, yaitu membangun dari desa,” ujarnya.

“Pesan saya, terus perkuat sinergi dan kebersamaan antara kita agar tidak ada kesenjangan ekonomi dan sosial,” singkat Mentri Yandi.

Sementara itu, dalam pidatonya, Wali Kota Maulana sedikit mengulas sejarah singkat tentang Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah dan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi. Dengan harapan dengan niat yang tulus dan kebersamaan dalam harmoni yang terjaga dapat menyongsong Kota Jambi yang lebih maju dan sejahtera, untuk kebahagiaan seluruh masyarakat.

"Hari ini, 28 Mei merupakan penanda waktu lahirnya Tanah Pilih Pusako Batuah, penanda tersebut adalah Momen ketika Datuk Paduko Berhalo dan istri beliau Puti Selaro Pinang Masak dan rombongan dalam perjalanan Pulang dengan Kapal Kajang Lako menyusuri aliran Sungai Batanghari, setelah menghadiri undangan peresmian Keramaian Daerah dari Pemerintah Mangun Jayo – Muara Tebo pada Kamis, 28 Mei 1401, sepasang angsa yang menyertai perjalanan tiba-tiba terbang kearah Kampung Gedang, atau lokasi yang saat ini berada disekitar Rumah Dinas Danrem 042 Garuda Putih dan mengekas untuk mengeram. Lalu Datuk Paduko Berhalo dan Puteri Selaro Pinang Masak sepakat memutuskan untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat Kerajaan dan membangun Istana Rajo Jambi yang baru,” ujar Maulana mengawali pidatonya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana juga memaparkan capaian kinerja Pemkot Jambi dari berbagai bidang program kerja yang telah berjalan melalui indikator makro daerah yang menunjukkan perkembangan positif. Seperti laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Jambi tahun 2024 dapat tumbuh mencapai 4,98%, dengan inflasi berada di angka 1,16% dengan angka Kemiskinan turun dari 8,24% menjadi 7,73% pada tahun 2024. Angka ini berada di bawah angka kemiskinan Nasional yang tercatat sebesar 9,03%.

“Selanjutnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang merupakan indikator penting dalam melihat tingkat keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia. IPM Kota Jambi tercatat sebesar 81,77 yang tertinggi di Provinsi Jambi,” ucapnya.

HUT Kota Dapat Hadiah WTP Kesembilan Kalinya

Kota Jambi - Berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya secara berturut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Jambi Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Jambi.

Raihan apresiasi itu diterima langsung oleh Wali Kota Jambi Dr.dr.H.Maulana, M.K.M dari  Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha Arafat, S.E., M.Si., Ak., CA., CSFA., CFrA., bertempat di Kantor BPK RI Perwakilan Jambi, Senin sore (26/05/2025).

Sebelumnya, dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh masing-masing pihak. Turut hadir mendampingi Wali Kota Jambi, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Kota Jambi.

Raihan Opini WTP kesembilan kali yang diraih oleh Kota Jambi ini, juga bersamaan dengan sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Jambi, seperti Kabupaten Sarolangun, Tanjung Jabung Barat dan Tebo.

Selain menyampaikan raihan opini untuk Kota Jambi, Kepala BPK Perwakilan Jambi itu juga memberikan catatan-catatan penting untuk dipedomani dalam penyajian laporan keuangan pemerintah dengan standar Akuntansi Pemerintahan (SAKIP), efektifitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Usai menerima predikat opini tersebut, Wali Kota Maulana mengungkapkan, raihan opini WTP itu menjadi kado terindah perayaan 79 tahun HUT Pemerintahan Kota Jambi dan 624 tahun hati jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

“Hari ini, Saya berada di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi untuk menerima hasil pemeriksaan Tahun Anggaran 2024. Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan kembali WTP. Ini merupakan ke-9 kalinya untuk Kota Jambi secara berturut-turut, dan ini sekaligus menjadi kado terindah ulang tahun Kota Jambi,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjalankan program secara baik.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, baik jajaran penyelenggara pemerintahan maupun legislatif, yang telah menjalankan program-program pemerintahan dengan baik serta menyusun dan menyajikan laporan keuangan secara akuntabel, sehingga dapat diaudit dengan hasil yang membanggakan,” ucap Wali Kota Maulana.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa sesuai dengan arahan dan rekomendasi dari BPK RI, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan guna menyempurnakan tata kelola keuangan daerah ke depannya.

“Insya Allah, kita tindaklaanjuti sesuai arahan yang disampaikan oleh BPK sebagai rekomendasi,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, prestasi yang diraih dengan 9 kali berturut-turut ini merupakan konsistensi pemerintah Kota bersama legislatif dalam menjalankan tata kelola keuangan yang baik.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas capaian yang diraih ini. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, sesuai dengan arahan dan rekomendasi yang disampaikan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi,” ujar Kemas Faried.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes