Usman Ermulan Tolak Rencana Syarat Pajak Lunas Kendaraan Beli BBM Bersubsidi

Jambi - Adanya rencana  kebijakan Pemda Jambi menerapkan setiap pengendara ataupun pemilik kendaraan yang membeli BBM bersubsidi  wajib lunas pajak.

Ekonom sekaligus tokoh masyarakat Jambi Usman Ermulan, menolak rencana kebijakan tersebut. Meminta Pemerintah Provinsi Jambi mengkaji ulang rencana kebijakan  yang mewajibkan pelunasan pajak kendaraan sebagai syarat pembelian BBM bersubsidi. 

Menurut Usman, langkah tersebut terlalu sederhana dan belum menyentuh akar persoalan secara mendasar. 

"Kondisi ekonomi masyarakat Jambi saat ini sudah terasa berat. Janganlah kita tambah memberati mereka lagi. Apakah tidak ada cara lain yang lebih bijak dan menyeluruh untuk mendongkrak pajak? Pemerintah seharusnya berpikir lebih luas dan mencari solusi yang lebih mendasar," tegas Usman Ermulan, Kamis, 30 Juli 2026 

Ketua IKAL Lemhannas RI Jambi ini menyarankan agar Pemerintah Provinsi Jambi justru memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki daerah ini secara maksimal. Mengingat luasnya perkebunan kelapa sawit di Jambi, seharusnya pemerintah fokus mengembangkan potensi bahan bakar nabati, khususnya biosolar jenis B50.

Usman juga mantan anggota DPR RI tiga periode yang begitu matang di komisi keuangan, perbankan dan perencanaan pembangunan nasional itu menilai, pengembangan biosolar dapat menjadi jalan keluar jangka panjang sekaligus mengangkat nilai tambah petani lokal. 

"Seharusnya dipikirkan bagaimana mendatangkan para ahli dan membangun kerja sama, agar kita mampu menciptakan biosolar sendiri di Jambi. Dengan begitu, ketergantungan terhadap bahan bakar impor dapat berkurang dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat luas," ujar Usman. 

Mantan Bupati Tanjung Jabung Barat dua periode inipun mempertanyakan kedewasaan dan kedalaman analisis kebijakan yang direncanakan. 

"Kebijakan sesederhana itu menunjukkan kelemahan Pemerintah Provinsi Jambi, anak kecil saja bisa memikirkannya. Masyarakat sudah merasa terbebani dengan antrian panjang sehari semalam demi mendapatkan BBM subsidi," tandas Usman.

Bagi Usman, kebijakan pembatasan melalui pajak hanya bersifat menekan sesaat, sementara pengembangan energi alternatif berbasis potensi lokal justru akan membuka peluang baru, memperkuat kemandirian energi daerah, dan membawa dampak positif bagi perekonomian rakyat Jambi secara berkelanjutan. 

 

Pemkot Jambi Salurkan Paket Sembako dan Perkuat Peran Koperasi untuk Kesejahteraan

Jambi - Momentum Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi untuk memperkuat semangat ekonomi kerakyatan melalui aksi nyata kepedulian sosial. Sebanyak 643 paket sembako disalurkan kepada anak yatim, piatu, penyandang disabilitas, dan masyarakat kurang mampu sebagai wujud komitmen menghadirkan manfaat koperasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, pada Kamis pagi (30/07/2026), dan diserahkan langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Tedy Arief Budiman, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., unsur Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait.

Mengusung tema besar “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, peringatan Harkopnas tahun ini menjadi pengingat bahwa koperasi tetap menjadi pilar penting dalam memperkuat ekonomi rakyat, menciptakan lapangan usaha, serta mendorong pemerataan kesejahteraan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Wali Kota Jambi, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan koperasi yang terus menjaga eksistensi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Koperasi tidak hanya memperkuat ekonomi anggotanya, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan, gotong royong, dan pemberdayaan masyarakat. Semangat inilah yang harus terus kita pelihara,” ujarnya.

Maulana menegaskan, Pemerintah Kota Jambi akan terus mendorong penguatan koperasi sebagai instrumen pembangunan daerah, termasuk dalam upaya menekan angka kemiskinan, mengurangi kesenjangan sosial, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Peringati Hari Anti Narkotika Internasional HANI, BNNP Jambi Gelar Donor Darah

Jambi - Dalam rangka Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Rabu (24/06/2026) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menggelar bhakti kesehatan donor darah diruang Aula BNNP Jambi dikawasan perkantoran Balikota Jambi, Kecamatan Kota Baru.

Pembukaan pelaksanaan donor darah tersebut serentak dilakukan melalui zoom di BNN Pusat Jakarta yang diikuti BNNP diseluruh Indonesia.

Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.Ik. mengatakan, target yang dicapai kegiatan donor darah ini sebanyak 1000 kantong darah, mulai tingkat pusat sampai ke semua daerah. Setetes darah untuk berguna bagi sejuta masyarakat yang membutuhkan menjadi tema aksi sosial kesehatan ini.

"BNN mulai tingkat pusat sampai daerah melaksanakan donor darah mengusung tema, setetes darah untuk berguna sejuta masyarakat yang membutuhkan. Dengan harapan dapat membantu saudara saudara kita yang membutuhkan darah," tegas Asep.

Dari 1000 kantong, 120 kantong darah menjadi target BNNP Jambi. Sebelum mendonor, para pendonor terlebih diperiksa kesehatanya oleh para petugas kesehatan tranfusi darah PMI Jambi memeriksa HB dan tensi darah.

Selain diikuti seluruh karyawan BNNP Jambi, tampak hadir para pendonor darah sejumlah anggota Polri, TNI, Kanwil Ditjen Imigrasi, maupun dari sejumlah instansi pemerintah di Jambi.

 

Perkuat Sinergi, Danrem 042/Gapu Terima silaturahmi Pengurus PPAD Jambi

Jambi – Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin menerima audiensi dan silaturahmi pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Jambi beserta pengurus di ruang kerja Danrem 042/Garuda Putih, Jambi, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk mempererat hubungan antara prajurit aktif dengan para purnawirawan TNI AD yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Dalam kesempatan itu, Danrem menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi para purnawirawan yang selama ini terus mendukung pelaksanaan tugas TNI AD, khususnya di wilayah Provinsi Jambi. Menurutnya, pengalaman dan pemikiran para senior menjadi sumber inspirasi serta motivasi bagi generasi penerus dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Ketua PPAD Provinsi Jambi Mayor Inf (Purn) Suwalib menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan Danrem 042/Garuda Putih. Audiensi tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi, koordinasi, serta mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar TNI AD.

Melalui pertemuan tersebut diharapkan sinergi dan kebersamaan antara Korem 042/Garuda Putih dengan PPAD dapat terus terjalin dengan baik guna mendukung terciptanya persatuan, kesatuan, dan kondusivitas wilayah. (Penrem 042/Gapu).

Tokoh Masyarakat Desak Wali Kota Jambi Tinjau Ulang Iuran Angkutan Sampah

Jambi  – Tokoh masyarakat dan pengamat ekonomi Jambi, Usman Ermulan, meminta Wali Kota Jambi Maulana mengkaji ulang kebijakan iuran pengangkutan sampah rumah tangga sebesar Rp30--35 ribu per bulan.

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat dan tidak disamaratakan bagi seluruh warga.

Dia menilai, masyarakat yang memiliki penghasilan tetap kemungkinan tidak keberatan dengan besaran iuran tersebut. Namun bagi warga yang bekerja dengan penghasilan harian dan tidak menentu, kebijakan itu dapat menjadi beban tambahan.

“Masih banyak masyarakat yang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja cukup berat. Karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan kemampuan ekonomi warga sebelum menetapkan kebijakan yang berlaku secara menyeluruh,” kata Usman, Selasa (9/6/2026).

Selain menyoroti rencana iuran sampah, Usman juga meminta Pemerintah Kota Jambi mempertimbangkan kembali kebijakan penutupan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sejumlah titik. 

Usman meminta, apabila TPS ditutup Wali Kota, pemerintah harus terlebih dahulu menyediakan lokasi pengganti yang memadai.

“Baiknya Wali Kota mengkaji ulang kebijakan tersebut. Kalau TPS ditutup, harus ada penggantinya. Kalau perlu, setiap kelurahan memiliki TPS sendiri sehingga masyarakat tetap memiliki tempat pembuangan sampah yang mudah dijangkau. Satu Kelurahan satu TPS,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu menilai persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan penarikan iuran, tetapi juga menyangkut kesiapan sarana dan prasarana yang disediakan pemerintah.

Begitu juga terkait pungutan sampah, Usman mengatakan kondisi masyarakat sangat beragam. Di kawasan perumahan, menurutnya, sebagian besar warga umumnya bersedia membayar karena layanan pengangkutan sampah memang dibutuhkan. 

Namun di kawasan permukiman tertentu, tidak sedikit warga yang memilih mengelola sampah secara mandiri.

“Kalau di perumahan biasanya warga bersedia membayar karena ada layanan yang diterima. Tapi di sebagian permukiman, ada warga yang tidak mau membayar karena mereka membakar sampah sendiri atau mengelolanya secara mandiri,” jelasnya.

Karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah menerapkan kebijakan yang lebih fleksibel dan berkeadilan. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah penyesuaian besaran iuran berdasarkan kemampuan ekonomi masyarakat atau nilai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Jangan sampai rumah buruh harian atau tukang panggul disamakan dengan rumah pejabat atau masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi. Prinsip keadilan harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan,” tegasnya.

Usman berharap Pemerintah Kota Jambi dapat membuka ruang dialog dengan masyarakat sebelum menerapkan kebijakan baru terkait pengelolaan sampah, sehingga solusi yang dihasilkan mampu meningkatkan kebersihan kota tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

Jambi – Suasana haru, bangga, dan penuh syukur menyelimuti Markas Yonif 142/Ksatria Jaya saat Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada memimpin langsung upacara penyambutan Satgas Mobile RI-PNG Yonif 142/KJ yang telah menuntaskan tugas pengabdian di wilayah Papua.

Sebanyak 450 prajurit kembali ke Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah dalam keadaan lengkap setelah menjalankan tugas negara menjaga kedaulatan dan keamanan di perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini.

Momentum penyambutan tersebut semakin mengharukan dengan hadirnya ratusan keluarga prajurit yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, bahkan sebagian menempuh perjalanan jauh dari luar kota dan kabupaten untuk menyambut kepulangan putra, suami, maupun anggota keluarga mereka yang telah berbulan-bulan bertugas di medan operasi.

Tampak hadir Gubernur Jambi Dr. Al Haris beserta unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Danrem 042/Garuda Putih, para Pejabat Utama Kodam XX/TIB dan Korem 042/Gapu, Danbrigif TP 35/SG beserta Danyon TP 844/KB dan Danyon TP 896/SP, Ketua Persit KCK Daerah XX/TIB, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Pangdam XX/TIB menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ dalam melaksanakan tugas negara.

“Atas nama pribadi dan selaku Pangdam XX/TIB, saya mengucapkan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 142/KJ atas keberhasilan pelaksanaan tugas negara yang telah diemban dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian,” tegas Pangdam.

Pangdam menilai, keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ tidak hanya tercermin dari keberhasilan menjaga stabilitas keamanan wilayah penugasan, tetapi juga dari keberhasilan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan prajurit Yonif 142/KJ dalam melakukan pembinaan teritorial secara humanis sehingga mampu merangkul masyarakat dan mendorong sejumlah mantan anggota OPM untuk kembali ke pangkuan NKRI.

Menurut Pangdam, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pendekatan persuasif, komunikasi yang baik, serta upaya membangun kepercayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui pembinaan teritorial yang berkesinambungan, pemberian rasa aman, serta pendekatan yang humanis, prajurit mampu menghadirkan negara di tengah masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara aparat dan warga,” ujarnya.

Namun lebih dari sekadar keberhasilan operasi, momen paling menyentuh terjadi saat para prajurit bertemu kembali dengan keluarga mereka. Tangis haru pecah ketika para orang tua, istri, dan anak-anak memeluk anggota keluarga yang selama berbulan-bulan hanya dapat berkomunikasi dari jarak jauh.

Pelukan hangat dan ucapan syukur menjadi gambaran nyata bahwa di balik setiap keberhasilan tugas negara, terdapat keluarga yang setia menunggu dan mendoakan kepulangan para prajurit.

Kepulangan 450 personel Satgas Yonif 142/KJ dalam keadaan lengkap menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jambi sekaligus bukti profesionalisme, disiplin, dan pengabdian tanpa batas yang ditunjukkan prajurit TNI AD dalam menjaga keutuhan NKRI.

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes