Pemkot Jambi Beri Petugas Keagamaan, BPJS Ketenagakerjaan

Jambi - Dimalam kesembilan Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memulai kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 di Masjid Al-Ikhlas, RT 06, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kamis (26/02/2026).

Safari Ramadan pertama Pemkot Jambi dipimpin langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M,. Dikesempatan yang bersamaan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi juga turut dilakukan di Masjid Al-Ikhlas yang dipimpin secara langsung Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S, Sos, M.H.

Dikesempatan ini, Wali Kota Maulana menyampaikan, tujuan dilaksanakannya Safari Ramadan ini adalah guna merajut silahturahmi secara langsung bersama masyarakat.

“Atas izin Allah alhamdulillah saya bersama Pak Gubernur bisa hadir bersama menjalankan solat berjamaah Isya, Taraweh dan Witir di Masjid ini,” ucapnya.

Sebagai upaya dalam mendukung kesejahteraan petugas keagamaan, Pemerintah Kota Jambi dibawah kepemimpinan Maulana-Diza berkomitmen akan memfasilitasi seluruh marbot dan petugas keagamaan terhadap BPJS Ketenagakerjaan agar terjamin dalam melakukan tugas keseharian.

“Hal ini sudah kami tindaklanjuti melalui rapat bersama Baznas Kota Jambi dan Dinas terkait dilingkungan Pemkot Jambi,” ucap Wali Kota Maulana.

Dirinya juga mengungkapkan ucapan terimakasih kepada Gubernur Jambi yang selama kepemimpinannya terus mensupport Pemerintah Kota Jambi, yang merupakan wajah dari Provinsi Jambi.

“Pemerintah Kota berterimakasih kepada Gubernur karena selalu mensupport kegiatan yang ada di Kota Jambi, salah satunya dalam mengatasi permasalahan banjir melalui hibah lahan dan dana 

sebesar 25 miliar untuk mengatasi permasalahan banjir di kawasan di sistem sungai asam,” ungkap Maulana.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan berbagai program yang telah dijalankan Pemprov Jambi saat ini dalam membangun Sumber Daya Manusia dalambidangd keagamaan. Seperti Live Skill Pondok Pesantren yang bertujuan agar generasi-generasi penerus bangsa memiliki daya saing

“Program ini agar anak Pesantren memiliki kemampuan lebih, tidak hanya dari aspek keagamaan, namun juga bidang -bidang lainnya,” ucap Al Haris.

Ia juga tekankan, dalam membangun sebuah daerah tidak cukup didukung dari aspek infrastruktur. Namun juga dibutuhkan pembangunan dari segi akhlak yang baik dari setiap masyarakat.

“Karena daerah ini akan mewariskan warisan yang luar biasa dan harus diwariskan kepada orang -orang hebat agar daerah Jambi ini dapat terus maju,” singkat Al Haris.

Safari Ramadan yang dilakukan Pemkot Jambi ini dilakukan guna dapat merajut sinergi, memperkuat ukhuwah menuju Jambi yang lebih maju dan sejahtera. Terutama dalam mewujudkan Kota Jambi Bahagia dari aspek Agamis yang merupakan fondasi utama.

Dikesempatan tersebut, dalam tausiyah singkatnya, Ustadz Hasan Basri menyampaikan keistimewaan bulan Ramadan. Dimana Doa dibulan suci Ramadan hingga idul fitri merupakan waktu dikabulkannya doa oleh Allah Subhana Wa Ta’ala.

Sebagai rangkaian kegiatan, dikesempatan ini Wali Kota Maulana secara pribadi juga menyumbangkan dana sebesar 5 juta rupiah untuk pembangunan rumah marbot Masjid Al-Ikhlas, serta turut diserahkan bantuan CSR Bank 9 Jambi sebesar 20 juta rupiah, penyerahan wifi gratis dari Pemkot Jambi, serta bantuan paket sembako dari Baznas Provinsi dan Kota Jambi kepada warga RT 06.

 

 

 

Maulana ; Majelis Tilawah Al-Qur’an Antar Bangsa Menjadi Momentum Pengembangan Potensi Wisata Religi

Malaysia - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp. OG, menghadiri Majlis Tilawah Al-Qur’an Antara Bangsa ke-16 yang diselanggarakan oleh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) bersama Majlis Agama Islam Malaka, di Masjid As-Salamin Malaka Malaysia, Jumat (06/03/2026).

Hadirnya Wali Kota Jambi karena selain sebagai pengurus yang aktif dalam kegiatan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), juga pernah meraih penghargaan dari Presiden DMDI, Tun Seri Setia Dr. H. Mohd Ali Rustam, pada Oktober 2025 atas perannya dalam menjaga adat Melayu-Islam.

Ajang tahunan guna mempererat ukhuwah Islamiyah dan kecintaan membaca Al-Qur’an. Wali Kota Jambi bersama Ketua TP PKK menjadi bukti nyata dalam memperkuat diplomasi bersama Melayu, sebab besar keterkaitannya dengan Kota Jambi yang mempunyai adat dan budaya Melayu

Wali Kota Maulana, mengaku menyambut baik Majelis Tilawah Al-Qur’an Antara Bangsa yang diselanggarakan oleh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI). Menurutnya, merupakan ajang memperkuat kolaborasi dan kerja sama budaya Melayu dalam mengembangkan potensi wisata dari aspek agama Islam. Saat ini Pemerintah Kota Jambi juga tengah mempersiapkan di wilayah Jambi Kota Sebrang di Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi budaya melayu, diseberang Kota Jambi akan kita jadikan wisata berbasis religi melalui kampung batik seberang Kota Jambi yang tentunya harus menonjolkan nilai-nilai Melayu Islam,” ucapnya.

Sebagai tindak lanjut rencana tersebut, melalui program prioritas Bahagia Berbudaya menjadi bukti nyata keseriusan Pemkot Jambi untuk melestarikan adat dan budaya yang akan dipadukan dengan agama dan wisata.

“Melalui program ini tentunya agar kita melestarikan aset, budaya dan sejarah, serta mengembangkan pariwisata berbasis nilai-nilai adat dan etnis lokal, sehingga dapat menarik wistawan datang ke Kota Jambi yang tentunya dapat turut berdampak terhadap perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD,” sebut Maulana.

Ia menegaskan, sebagai pengurus aktif DMDI, akan berupaya memperkuat persaudaraan, kebudayaan Melayu, dan nilai-nilai Islam di tingkat regional maupun internasional. Mengingat, ditahun depan Kota Jambi akan menjadi tuan rumah Majlis Tilawah Al-Qur’an Antara Bangsa.

“Tentunya sebagai Pemimpin Daerah, saya akan mendorong Penguatan Peran Melayu-Islam yang berfokus pada penguatan peran masyarakat Melayu dalam bingkai ajaran Islam, khusunya dikawasan kota Sebrang yang akan dijadikan kawasan wisata religi,” tegasnya.

“Lebih dari itu, silahturahmi ini mempunyai peran penting, karena insya allah ditahun depan kami akan menjadi tuan rumah,” tutup Wali Kota Maulana.

 

Hasil Pansus ke DKJN, Tak Ada Eksekusi Lahan! DPRD Kota Jambi Pastikan Kepastian untuk Warga Zona Merah

Kota Jambi - Panitia khusus (Pansus) zona merah DPRD Kota Jambi terus bergerak untuk menuntaskan masalah masyarakat Kota Jambi yang terdampak Zona Merah Pertamina.

Bukti keseriusan pansus, Ketua Pansus Polemik Zona Merah, Muhilli Amin, S.H dan anggota Pansus lainnya serta didampingi Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, pihak Pertamina Jambi dan dari KPKNL mengunjungi Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Rabu (4/3/2026) siang.

Pansus DPRD Kota Jambi diterima Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara Dr Purnama Tioria Sianturi, S.H, M.Hum dan perwakilan dari PT Pertamina (Persero) Teddy Kurniawan Gusti.

Audiensi dengan pihak DJKN digelar di ruang rapat Lantai 4 Selatan, Gedung Syafrudin Prawiranegara Lt 4 Selatan, Jl. Lapangan Banteng No 2-4 Jakarta.

Konsultasi ini menindaklanjuti polemik penetapan Zona Merah Pertamina di Kawasan Kenali Asam Kota Jambi, dengan merujuk pada masalah tumpang tindih aset antara lahan masyarakat dan PT Pertamina.

Hal ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang memiliki lebih kurang 5.506 bidang tanah bersertifikat yang tercatat berada diatas lahan yang diklaim sebagai Barang Milik Negara (BMN), yang mengakibatkan status kepemilikan tanah menjadi tidak jelas dan berdampak pada pemblokiran seluruh aktivitas administrasi pertanahan mereka.

Untuk membahas dan mengkaji terkait masalah tumpang tindih aset antara lahan masyarakat dan PT Pertamina sebagaimana dimaksud, DPRD Kota Jambi telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) pembahasan polemik zona merah berdasarkan Keputusan DPRD Kota Jambi Nomor 100.3.3/88/Kep.DPRD/Pansus/2025 Tanggal 31 Desember 2025.

Dalam pembahasan tesebut, pihak DJKN yang diwakili Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara Dr Purnama Tioria Sianturi menyepakati apabila di dalam tanah peta merah tersebut tidak termasuk dalam data spasial tanah eks Pertamina yang terdiri dari 78 SHGB, peta pembelian niam serta verponding dan jalur persil akan dikeluarkan dari blokir zona merah.

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, kehadiran pansus ke DJKN ini bagian dari tindaklanjut pembahasan rapat dengar pendapat (RDP) di jambi yang sudah mendengarkan beberapa pihak dari warga terdampak pemblokiran terhadap aset yg diklaim merupakan bagian kekayaan negara.

“Kami memastikan kepada DJKN serta Pertamina bahwa tidak ada eksekusi terhadap lahan yang diklaim sebagai kekayaan Negara. Itu ditegaskan tidak ada oleh ibu Purnama selalu Direktur Kekayaan Negara dan Bapak Tedi selalu perwakilan Pertamina Holding dalam diskusi,” ujarnya.

DPRD Kota Jambi Bakal Gelar RDP Lanjutan Soal Limbah Indogrosir

Kota Jambi - Dugaan persoalan pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada operasional Indogrosir di Kota Jambi mendapat perhatian DPRD Kota Jambi.

Permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) resmi diajukan oleh Wandi Privanto dari Aliansi Aktivis Peduli Lingkungan dan diterima pada Senin (2/3/2026).

RDP tersebut dipimpin Sekretaris Komisi III DPRD Kota Jambi, Joni Ismed, didampingi Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly serta anggota Komisi III, yakni Sulaiman Syawal, Abdul Rauf, dan Hendra Bongsu.

Dalam paparannya, Wandi menyampaikan adanya dugaan pengelolaan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Ia juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian terhadap persetujuan lingkungan serta baku mutu air limbah.

Dalam RDP tersebut, aktivis meminta DPRD menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Satpol PP, perwakilan Pemerintah Kota Jambi, pimpinan Indogrosir, perwakilan masyarakat terdampak, serta unsur terkait lainnya.

Beberapa hal yang ingin diklarifikasi meliputi kepatuhan terhadap dokumen persetujuan lingkungan (AMDAL/UKL-UPL/DELH/DPLH), hasil uji baku mutu limbah, serta langkah pengawasan dan penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Menanggapi laporan tersebut, Joni Ismed menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan memanggil instansi terkait.

“Kami sudah menerima laporan tersebut dan akan segera menjadwalkan pemanggilan instansi terkait. Ini penting untuk menjamin kelangsungan lingkungan hidup dan keamanan masyarakat di sekitar kawasan Indogrosir,” ujarnya.

Ia menambahkan, informasi awal menyebut adanya limbah yang diduga mencemari lingkungan sekitar.

DPRD juga akan melakukan pengecekan melalui camat, ketua RT, dan lurah setempat guna memastikan kondisi di lapangan.

Sementara itu, Kemas Faried Alfarelly menegaskan DPRD berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.

“DPRD akan menindaklanjuti laporan ini sesuai mekanisme yang berlaku. Jika ada pelanggaran, tentu harus ada langkah tegas sesuai aturan,” katanya.

DPRD berharap RDP nantinya menghasilkan rekomendasi yang jelas dan terukur, guna memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi lingkungan serta menjamin perlindungan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.

 

Perkuat Literasi Zakat Sejak Dini Bunda PAUD Nadiyah Gandeng Baznas Kota Jambi

Kota Jambi - Bunda PAUD Kota Jambi, Dr.dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, secara resmi melaunching kegiatan Manasik Zakat Pendidikan Usia Dini (PAUD), bekerjasama dengan Baznas Kota Jambi, bertempat di lapangan Tenis Dinas Pendidikan, pada Kamis pagi (12/02/2026).

Kegiatan ini bertujuan agar anak usia dini, khususnya di Kota Jambi sudah memahami konsep berbagi, yang mana didalam islam berzakat merupakan kewajiban dari rukun Islam, karena didalam harta yang Allah titipkan ada hak orang lain yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD kota Jambi menyampaikan bahwa kegiatan merupakan langkah nyata dalam membangun fondasi karakter anak-anak sejak usia dini.

“Kita tahu bahwa zakat ini merupakan kewajiban yang harus ditunaikan yang memiliki dimensi ibadah dan dimensi sosial,” katanya.

Ia berharap, melalui manasik zakat ini anak-anak dapat cinta berbagi sejak usia dini, agar bukan mereka cerdas, namun juga memiliki akhlakul karimah.

“Melalui rasa empati yang kita tumbuhkan, akan menumbuhkan kesolehan sosial yang merupakan karakter luhur yang kita harapkan,” harap Nadiyah.

Lebih lanjut, Nadiyah mendorong agar para orang tua dan tenaga pendidik disekolah dapat menjadi rol model bagi peserta didik.

“Jadi saya berharap mudah- mudahan kegiatan yang baik ini bisa terus dilaksanakan lebih masif lagi di Kota Jambi dan mudah mudahan ini menjadi sebuah trobosan, pilot projeck untuk menjadi kurikulum, syukur syukur bisa diterima ditingkat Nasional,” tutupnya.

Sementara itu, ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Padli menyampaikan bahwa kegiatan Manasik Zakat ini sebagai upaya dalam melakukan literasi zakat bagi anak anak usia dini.

“Intinya adalah mereka disini diperkenalkan melalui simulasi agar mengetahui bagaimana tata cara berzakat, dari berbagai propesi yang,” ucapnya.

“Kita akan usulkan juga kegiatan ini untuk menjadi kurikulum, untuk regulasinya nanti kita diskusikan lagi ke Baznas Provinsi, Basnaz RI dan kita laporan juga hasil kegiatan hari ini untuk menjadi bahan, mudah -mudahan akan masuk ke kurikulum terutama penguatan tentang literasi zakat,” singkatnya.

Sebagai tindak lanjut dari Manasik Zakat ini, setelah launching yang dilakukan Bunda PAUD Kota Jambi akan dilaksanakan di 11 Kecamatan ataupun diseluruh PAUD yang ada di Kota Jambi.

Seminar Ketahanan Ekonomi Keluarga, GOW Perkuat Pemberdayaan Perempuan di Kota Jambi

Kota Jambi - Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsya Lystia, S.E., B.Com., menjadi Narasumber pada seminar keluarga bertema “Marriage Goals Bukan Cuma Soal Cinta Tapi Juga Soal Atur Dana” yang berfokus pada ketahanan ekonomi keluarga, Minggu (15/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi tersebut, turut dirangkaikan dengan prosesi pelantikan Pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Jambi dan pimpinan cabang se-Kecamatan Kota Jambi. Yang dilantik langsung oleh Ketua PW Salimah Provinsi Jambi Muslihah, jajaran organisasi wanita lingkup Kota Jambi, Ketua DPSP Kota Jambi, serta pengurus PD dan PC Salimah Kota Jambi beserta jajaran.

Pada sesi seminar Finance for Couples: Bangun Kehidupan Finansial yang Bahagia, Marsya Listia menekankan pentingnya literasi keuangan dalam keluarga sebagai fondasi ketahanan ekonomi rumah tangga.

Selanjutnya, Narasumber kedua, Dini Silvia, M.M., Kabid Pengembangan Sarana dan Prasarana Medis RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur, menyampaikan materi “Sehat Jiwa, Sehat Finansial: Menjaga Kewarasan Ibu dalam Mengelola Ekonomi Keluarga” yang mengaitkan kesehatan mental dengan kemampuan pengelolaan ekonomi keluarga.

Dalam sambutannya, Marsya Listia menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan kunci pembangunan generasi.

“Kita membesarkan perempuan adalah membesarkan generasi. Fokus kita pada pemberdayaan perempuan. Seiring perkembangan zaman, kita semua dituntut untuk semakin adaptif—baik terhadap kemajuan teknologi, pola pengasuhan anak, maupun isu kesehatan mental yang saat ini semakin berkembang dan menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia menilai bidang-bidang dalam Salimah sangat relevan dengan kebutuhan zaman karena tidak hanya berfokus pada dakwah, tetapi juga pendidikan dan pengembangan diri perempuan.

“Tantangan yang dihadapi perempuan saat ini semakin kompleks. Ada anggota yang masih muda, ada pula yang sudah senior. Karena itu sebagai organisasi perempuan kita harus mampu tetap relevan dengan kebutuhan semua kalangan,” tambahnya.

Menurut Marsya, kekuatan utama Salimah adalah kedekatannya dengan perempuan muslimah yang perlu dipertahankan, namun pendekatan kegiatan harus dikemas lebih kekinian agar menarik generasi muda tanpa meninggalkan nilai agama.

“Ini menjadi tantangan bersama: bagaimana membuat kajian tetap dekat dengan nilai agama tetapi dikemas lebih segar dan inklusif, sehingga tidak terjadi jarak antara generasi senior dan generasi muda,” katanya.

Sebagai Ketua GOW Kota Jambi, ia menekankan pentingnya sinergi organisasi perempuan dalam mendukung program Pemerintah Kota Jambi.

“Kita semua memiliki tujuan yang sama: perempuan yang lebih maju, lebih berdaya, dan bersama-sama membangun Kota Jambi. Mudah-mudahan Salimah ke depan dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan organisasi perempuan lainnya di Kota Jambi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PW Salimah Provinsi Jambi Muslihah menyampaikan bahwa Salimah saat ini telah terbentuk di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi dan menjadi daerah dengan anggota terbanyak.

“Jumlah anggota Salimah di Provinsi Jambi saat ini telah mencapai 1.304 orang. Kota Jambi menjadi penyumbang anggota terbanyak. Gerakan dan program Salimah Kota Jambi sangat luar biasa, bahkan termasuk yang paling maju dan terbaik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, di tingkat Kelurahan telah terbentuk empat PERA (Persaudaraan Salimah), yakni PERA Kenali Asam Atas, Kenali Asam Bawah, Penyengat Rendah, dan Teluk Kenali. Ke depan akan digulirkan program One PC One PERA yaitu setiap pimpinan cabang membentuk satu PERA.

Secara nasional, Salimah telah hadir di 37 provinsi, 406 kabupaten/kota, 2.230 kecamatan, dan 1.321 kelurahan/desa serta satu perwakilan di Taiwan. Pada periode 2020–2030 ditargetkan minimal 50 persen kecamatan di setiap provinsi telah terbentuk struktur Salimah.

Muslihah juga memaparkan enam departemen Salimah, yakni Dakwah, Pendidikan dan Pelatihan, Ekonomi, Humas, Jaringan Lembaga dan Kajian, serta penguatan bidang program keluarga dan perempuan.

Berbagai program unggulan Salimah di antaranya Majelis Taklim dan Majelis Pembinaan, Baitul Qur’an Salimah, P2AYD (Pembinaan Anak Yatim dan Dhuafa), SISTER (Sekolah Ibu Salimah Terpadu), SERASI (Sekolah Pranikah Salimah), SALSA (Sekolah Lansia Salimah), KOSUMA (Koperasi Serba Usaha Salimah), Salimah Halal Center, serta Mubalighah Salimah Indonesia.

“Seluruh program ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya Salimah dalam meningkatkan kualitas perempuan dan keluarga Indonesia. Kami berharap pengurus daerah Salimah Kota Jambi yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat tinggi,” ujarnya.

Kegiatan pelantikan dan seminar ini menegaskan komitmen kolaborasi antara organisasi perempuan dan Pemerintah Kota Jambi dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, kesehatan mental perempuan, serta pemberdayaan perempuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Selaras dengan visi dan misi 11 program pemerintah kota Jambi yang tercantum pada “Kota Jambi bahagia”

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes