Wakil Wali Kota Jambi Paparkan Tiga Usulan Strategis Infrastruktur Kota Jambi di Hadapan Menko AHY

Kota Jambi - Komitmen mendorong terwujudnya infrastruktur yang tangguh, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, serta selaras dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.

Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui kehadiran langsung Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., dalam audiensi bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, yang berlangsung di Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Audiensi yang difasilitasi Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan diikuti sejumlah kepala daerah se-Provinsi Jambi. Inisiatif ini merupakan wujud sinergi kolektif dan pendekatan holistik yang dilakukan Gubernur dalam rangka mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Dalam forum tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kota Jambi, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur prioritas, seperti peningkatan kualitas jalan dan penanganan banjir.

“Program-program yang saat ini kami jalankan di Kota Jambi sangat sejalan dengan arah pembangunan yang menjadi prioritas Pemerintah Pusat, khususnya di sektor infrastruktur. Sejak kami dilantik, bersama Bapak Wali Kota, fokus utama kami adalah penanganan banjir. Saat ini, kami memprioritaskan normalisasi sungai sepanjang 42 kilometer sebagai langkah konkret mengurangi risiko banjir di wilayah Kota Jambi,” ungkap Diza dalam audiensi itu.

Dalam kesempatan strategis tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, juga menyampaikan sejumlah usulan penting bagi percepatan pembangunan di Kota Jambi, antara lain rencana perluasan 42 ruas jalan yang tersebar di 11 kecamatan dengan total panjang mencapai 49 kilometer. Usulan tersebut ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas jaringan jalan dalam kawasan perkotaan.

“Selain itu, kami juga menyampaikan usulan terkait perluasan distribusi air bersih yang saat ini dikelola oleh Perumdam Tirta Mayang. Terkait hal ini, surat resmi dari Bapak Wali Kota juga telah diajukan langsung kepada Kementerian PUPR sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam memperluas cakupan layanan air bersih bagi masyarakat,” tambah Diza.

“Usulan terakhir yang kami sampaikan adalah dorongan kepada Kementerian agar dapat mengalokasikan anggaran untuk normalisasi Sungai Asam, yang sebelumnya juga telah disampaikan secara resmi kepada Komisi V DPR RI saat kunjungan kerja ke Provinsi Jambi, dengan nilai usulan sebesar Rp45 miliar. Usulan ini sangat membutuhkan dukungan dan pengawalan khusus, mengingat posisi strategis Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi Jambi,” jelas Diza.

Lebih lanjut, Diza menjelaskan bahwa posisi Kota Jambi sebagai Ibukota provinsi bukan hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan layanan publik, tetapi juga menjadi simpul utama mobilitas, ekonomi, dan distribusi antarwilayah di Provinsi Jambi. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur dan penguatan kapasitas wilayah menjadi sangat penting untuk mendukung peran strategis tersebut.

Diza juga menegaskan bahwa ketiga usulan yang Ia sampaikan lahir dari keterbatasan fiskal Pemerintah Kota Jambi, sehingga dukungan APBN menjadi sangat krusial agar program-program prioritas tersebut dapat direalisasikan secara maksimal dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Menko AHY menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik kunjungan kerja sejumlah kepala daerah se-Provinsi Jambi itu. Menurutnya, para Kepala Daerah di Jambi telah menguasai semua permasalahan yang ada di daerah masing-masing, dengan menyampaikannya secara jelas.

 

Kapolda Dan Wali Kota Maulana Lepas Ribuan Pelari di PMR 2025, “Serukan Semangat Nasionalisme dan Hidup Sehat”

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., turut mendampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, melepas ribuan peserta Presisi Merdeka Run (PMR) 2025, sebuah ajang lari bertema kebangsaan yang diinisiasi Kepolisian Daerah (Polda) Jambi.

Kegiatan yang berlangsung meriah dan semarak itu, mengambil titik start di kawasan Perkantoran Gubernur Jambi, Minggu (23/08/2025) dengan diikuti sebanyak 5.088 peserta yang tergabung kedalam tiga kategori jarak tempuh. Yaitu 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), dan 21 kilometer (Half Marathon), yang diikuti mulai dari atlet profesional, komunitas lari, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Hermon Dekristo, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, serta unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Jambi, para Pejabat Utama Polda Jambi, pimpinan instansi vertikal, dan para undangan lainnya.

Disambut dengan antusias oleh ribuan peserta, Wali Kota Maulana turut mengapresiasi terselenggaranya Presisi Merdeka Run 2025. Menurutnya, selain wujud sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian dalam membangun semangat nasionalisme, menjunjung sportivitas, serta mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat, kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Presisi Merdeka Run 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI dengan cara yang meriah, sehat, dan penuh semangat kebersamaan, tentunya kita akan dukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Maulana usai pelepasan peserta.

Dia juga menyampaikan apresiasi tinggi dengan ditunjuknya Kota Jambi sebagai tempat pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi wadah menumbuhkan semangat nasionalisme dan gaya hidup sehat, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Saya sangat berterima kasih atas ditunjuknya Kota Jambi sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan ini. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah tentu memberikan manfaat besar bagi daerah kita,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan ini secara tidak langsung menjadi ajang promosi daerah, sekaligus sarana memperkenalkan potensi Kota Jambi kepada para peserta yang datang dari luar kota. Pergerakan ribuan orang tersebut turut menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, mulai dari sektor perhotelan dan akomodasi, hingga kuliner, dan penjualan produk UMKM lokal.

“Ini event Sport Tourism, tentu menjadi berkah bagi pelaku usaha di Kota Jambi. Saat orang datang, mereka menginap, makan, belanja oleh-oleh, semua itu ikut menghidupkan roda perekonomian kita. Kegiatan semacam ini harus terus kita dukung,” tambahnya.

Dia berharap, event-event serupa dapat terus digelar di Kota Jambi, sebagai bagian dari upaya mendorong kebangkitan ekonomi daerah sekaligus memperkuat citra Kota Jambi sebagai kota yang ramah, sehat, dan terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan seperti bisa terus berlanjut,” tutup Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaannya, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, menyampaikan pesan yang membangkitkan semangat kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai bagian dari semangat perjuangan yang harus terus diwarisi oleh generasi penerus bangsa.

“Di dalam raga yang bugar, tersimpan jiwa yang tangguh. Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan semangat sportivitas dan rasa persaudaraan,” ujarnya memberi semangat peserta.

Kapolda juga menyebut, untuk kelancaran dan pengamanan jalur, panitia bersama pihak Kepolisian telah melakukan rekayasa lalu lintas sementara di sejumlah ruas jalan utama di Kota Jambi.

“Sebanyak 1.563 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Instansi terkait dikerahkan untuk memastikan keamanan, ketertiban dan kelancaran acara hingga selesai,” sebutnya.

Selain itu, untuk memberi rasa aman kepada para peserta PMR 2025, Kapolda Jambi menjelaskan setiap peserta telah mendapatkan perlindungan dari Jasa Raharja Putera selama event berlangsung mulai dari start hingga finish.

“Karena keselamatan peserta adalah prioritas dalam kegiatan ini,” jelas Irjen Pol Krisno.

Lebih dari sekedar ajang kompetisi lari, Presisi Merdeka Run 2025 menjadi momentum penting dalam mempererat semangat kebangsaan sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga. Kegiatan ini sukses menghadirkan atmosfer kebersamaan dan nasionalisme yang kuat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada momen semangat kemerdekaan tersebut, Wali Kota Maulana bersama tamu kehormatan yang hadir pada PMR 2025 itu, turut ambil bagian dalam rute jalan santai di kawasan Kantor Gubernur Jambi. Kehadiran mereka tak sekadar seremonial, tetapi juga menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: “pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga”.

 

 

 

MPLS Serentak, Wali Kota Maulana Motivasi Siswa

Kota Jambi - Secara resmi Pemkot Jambi membuka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026, mulai jenjang pendidikan dasar, dari PAUD, SD hingga SMP se-Kota Jambi. MPLS kali ini mengusung tema “Ramah Bahagia” yang dibuka langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Senin (14/7/2025).

Pembukaan dilaksanakan di halaman Sekolah Yayasan Al Falah, Jl. Sultan Thaha, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin. Pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya kegiatan pengenalan sekolah secara serentak di Kota Jambi.

Pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru ini, Wali Kota Maulana juga meninjau langsung pelaksanaan MPLS di sejumlah sekolah, antara lain SD Islam Al Falah di Jl. HOS Cokroaminoto, Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, serta SMP Negeri 6 di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan. Kunjungan tersebut dilakukan “Hari ini adalah momentum penting, terutama bagi anak-anak kita yang memulai jenjang pendidikan baru. Kita ingin memastikan mereka merasa nyaman, aman, dan bahagia di lingkungan sekolah. MPLS ini harus menjadi pengalaman yang menyenangkan, bukan menakutkan,” ujar Wali Kota Maulana.

Ia juga menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan ramah anak.

“Kita mendorong semua sekolah di Kota Jambi untuk mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang membentuk karakter anak-anak kita menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan bahagia,” lanjutnya.

Selain mengimbau para siswa untuk senantiasa menghormati guru sebagai sosok yang patut diteladani, Wali Kota Maulana juga mengingatkan pentingnya peran kakak kelas dalam memberikan contoh yang baik kepada adik-adik kelas yang baru memulai masa pendidikannya.

untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MPLS berjalan dengan baik, aman, dan lancar.

“Terima kasih kepada Ayahanda dan Ibunda yang dengan penuh cinta dan tanggung jawab terus mendampingi langkah putra-putrinya menuju kesuksesan,” tutupnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Jambi Maulana, juga tampak menyerahkan sejumlah hadiah kepada para peserta didik berupa perlengkapan alat sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung semangat belajar anak-anak dalam menjalani aktivitas pembelajaran sehari-hari.

Dalam kegiatan peninjauan ke sejumlah sekolah tersebut, Wali Kota Maulana turut didampingi oleh Anggota DPRD Kota Jambi, Martua Muda Siregar, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi, beserta jajaran, serta para kepala sekolah di lokasi kunjungan.

“Kampung Rawasari” Tampil Gemilang di Tingkat Nasional, Bukti Kolaborasi Efektif Pemkot Jambi dan Polri

Kota Jambi - Pemkot Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. “Kampung Rawasari”, yang berada di Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, sukses meraih Juara 1 Nasional dalam ajang Kampung Bebas Narkoba Tahun 2025, yang digelar oleh Mabes Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Surat Kapolri Nomor: B/14044/VII/HUM.1.1/2025/BAINTELKAM tanggal 17 Juli 2025, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kampung Rawasari dalam membangun ketahanan sosial masyarakat terhadap bahaya narkoba melalui kolaborasi lintas sektor yang efektif dan berkelanjutan.

Penghargaan secara resmi diserahkan oleh Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., saat memimpin Apel Pemberian Penghargaan kepada Satker/Polsek Polresta Jambi dan institusi di wilayah Kota Jambi yang telah menunjukkan pengabdian dan dedikasi luar biasa dalam mendukung tugas kepolisian. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Hijau Mapolresta Jambi, pada Selasa (30/07/2025).

Dalam amanatnya, Kapolresta Jambi menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sinergi serta kerja keras seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh di Kampung Rawasari, yang telah mendukung penuh tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Terpisah, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., turut mengapresiasi pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini adalah bukti bahwa kerja kolaboratif antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari bahaya narkoba.

“Ini menjadi contoh nyata bahwa pendekatan partisipatif dan pencegahan berbasis komunitas adalah kunci keberhasilan dalam pemberantasan narkoba di wilayah perkotaan,” ujar Wali Kota Maulana.

Wali Kota juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polri khususnya jajaran Polresta Jambi yang telah konsisten mengedepankan pendekatan preventif dan kolaboratif dalam upaya pencegahan narkoba di Kota Jambi.

“Terima kasih kami sampaikan kepada jajaran Polri, khususnya Polresta Jambi, atas komitmennya dalam mendampingi masyarakat. Ini adalah kemenangan bersama dan bukti bahwa keamanan dan kesehatan masyarakat bisa dicapai dengan sinergi yang kuat,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Berikut nama-nama tokoh dari Kampung Rawasari yang menerima penghargaan atas dedikasi mereka dalam mewujudkan kampung bebas narkoba:

• Iper Riyansuni, S.Thl., M.E., M.Kom. (Camat Alam Barajo)

• Repulis, S.E. (Lurah Rawasari)

• Wiwin A.S, S.H. (Ketua RT 05 Kelurahan Rawasari)

• Peltu Azhar Madian (Bhabinsa Kelurahan Rawasari)

• Aiptu Markos Parhusip (Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawasari)

Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh wilayah di Kota Jambi untuk turut aktif mendukung upaya penanggulangan narkoba demi mewujudkan Kota Jambi yang bahagia, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Turut hadir dalam apel tersebut Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Jambi, Kapolsek jajaran, seluruh perwira, bintara, dan PNS Polresta Jambi, serta perwakilan Bhabinkamtibmas dari Polsek jajaran.

 

 

Wali Kota Maulana Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Lindungi Kegiatan RT Kampung Bahagia

Kota Jambi - Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Dalam Program Kampung Bahagia Kota Jambi, pada Rabu (9/7/2025).

Dilangsungkan di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, kegiatan sosialisasi ini diikuti Lurah se-Kota Jambi dan para Ketua RT sebagai Pilot Project Program Kampung Bahagia Kota Jambi.

Sebagai bagian dari pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Jambi saat ini telah mengalokasikan anggaran untuk perlindungan sosial pekerja rentan, Ketua RT, Pekerja Harian Lepas (PHL) dan petugas Syara’. Hal ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung program perlindungan sosial.

Terbaru, Pemkot Jambi juga telah meluncurkan Program Kampung Bahagia, yang merupakan sebuah inovasi dan inisiatif dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat dari aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan secara terintegrasi.

Inisiasi Wali Kota Jambi mengintegrasikan program BPJS Ketenagakerjaan ke dalam Program Kampung Bahagia adalah langkah strategis untuk memberikan jaring pengaman sosial yang lebih luas, adil, dan menyeluruh kepada seluruh masyarakat.

Dalam keterangannya, usai membuka kegiatan sosialisasi tersebut, Wali Kota Maulana, menyampaikan bahwa sebagai sebuah inovasi baru, Program Kampung Bahagia perlu terus disosialisasikan dan didiskusikan secara intensif agar dapat mencapai tujuan dan dampak yang diharapkan.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun pertama pelaksanaannya, program ini masih dijalankan secara terbatas sebagai proyek percontohan, dengan melibatkan 67 RT sebagai pilot project.“Ini adalah konsep kebahagiaan bagi masyarakat, karena melalui program ini pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil warga di tingkat RT. Jika kita berhasil menjalankannya dengan baik, maka tahun depan program ini akan diperluas dan diterapkan di seluruh RT di Kota Jambi,” ungkapnya.

Terkait pelibatan BPJS Ketenagakerjaan dalam Program Kampung Bahagia, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari subkegiatan yang telah diatur secara khusus dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Jambi Nomor 18 Tahun 2025. Regulasi tersebut mengatur tentang jaminan perlindungan sosial, termasuk jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi warga dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan secara bergotong royong di tingkat RT.

“Ini merupakan salah satu klausul penting dalam Program Kampung Bahagia. Jika ada warga yang mengalami musibah, seperti kecelakaan kerja atau meninggal dunia, maka seluruh biayanya akan ditanggung sepenuhnya, dan keluarga yang ditinggalkan akan mendapatkan santunan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang mendesak,” jelasnya.

“Adapun untuk konsepnya berdasarkan surat tugas yang nantinya dilampirkan, sesuai dengan setiap kegiatan yang dilakukan di RT masing-masing. Dalam hal ini kita akan masukan pada premi khusus jasa konstruksi yang nilainya 0,24 persen dari nilai proyek atau kegiatan yang dikerjakan oleh masyarakat secara bergotong royong,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa keikutsertaan warga dalam program ini perlu difasilitasi secara administratif oleh Ketua RT setempat.

“Syarat utamanya ada pada Ketua RT, yang harus menerbitkan surat keputusan (SK) bagi setiap warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan. Dengan begitu, hak jaminan sosialnya dapat diproses dan dijamin sepenuhnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa hal itu merupakan bentuk nyata dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjalin kolaborasi strategis bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat.

Wali Kota Maulana menegaskan, bahwa Program Kampung Bahagia yang telah resmi diluncurkan beberapa waktu lalu ditargetkan akan mulai berjalan pada periode Agustus hingga Desember 2025.

“InsyaAllah, mulai 1 Agustus program ini sudah mulai berjalan. Launching resminya akan dilakukan setelah para Ketua RT yang menjadi bagian dari pilot project menyelesaikan musyawarah bersama warganya, untuk menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Maulana juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menyukseskan program ini.

“Dengan niat baik dan semangat gotong royong untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, maka program ini harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh. Harapannya, ke depan seluruh 1.650 RT di Kota Jambi siap melaksanakan program ini secara penuh. Jika proses ini berhasil, kita optimistis Kampung Bahagia dapat menjadi model percontohan secara nasional sebagai gebrakan baru dalam mewujudkan kebahagiaan masyarakat,” pungkasnya.

Usai dibuka secara langsung oleh Wali Kota, kegiatan sosialisasi yang diikuti para peserta yang terdiri dari Lurah se-Kota Jambi dan para Ketua RT sebagai Pilot Project Program Kampung Bahagia Kota Jambi itu berlangsung secara dinamis dan partisipatif. Diskusi ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam penerapan program secara efektif dan tepat sasaran di tingkat RT. Suasana diskusi yang terbuka dan konstruktif juga mencerminkan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebahagiaan warga Kota Jambi.

Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi itu, Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverentiwi Dewanti, yang memaparkan terkait petunjuk Pelaksanaan Program Kampung bahagia yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 18 Tahun 2025, dan Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jambi Alfian Sahputra, yang memaparkan terkait manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan.

Tampak hadir pada sosialisasi tersebut, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Moncar Widaryanto, serta seluruh fasilitator program Kampung Bahagia. 

Ia menjelaskan bahwa keikutsertaan warga dalam program ini perlu difasilitasi secara administratif oleh Ketua RT setempat.

“Syarat utamanya ada pada Ketua RT, yang harus menerbitkan surat keputusan (SK) bagi setiap warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan. Dengan begitu, hak jaminan sosialnya dapat diproses dan dijamin sepenuhnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan bahwa hal itu merupakan bentuk nyata dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menjalin kolaborasi strategis bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat.

Wali Kota Maulana menegaskan, bahwa Program Kampung Bahagia yang telah resmi diluncurkan beberapa waktu lalu ditargetkan akan mulai berjalan pada periode Agustus hingga Desember 2025.

“InsyaAllah, mulai 1 Agustus program ini sudah mulai berjalan. Launching resminya akan dilakukan setelah para Ketua RT yang menjadi bagian dari pilot project menyelesaikan musyawarah bersama warganya, untuk menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Maulana juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menyukseskan program ini.

“Dengan niat baik dan semangat gotong royong untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, maka program ini harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh. Harapannya, ke depan seluruh 1.650 RT di Kota Jambi siap melaksanakan program ini secara penuh. Jika proses ini berhasil, kita optimistis Kampung Bahagia dapat menjadi model percontohan secara nasional sebagai gebrakan baru dalam mewujudkan kebahagiaan masyarakat,” pungkasnya.

Usai dibuka secara langsung oleh Wali Kota, kegiatan sosialisasi yang diikuti para peserta yang terdiri dari Lurah se-Kota Jambi dan para Ketua RT sebagai Pilot Project Program Kampung Bahagia Kota Jambi itu berlangsung secara dinamis dan partisipatif. Diskusi ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam penerapan program secara efektif dan tepat sasaran di tingkat RT. Suasana diskusi yang terbuka dan konstruktif juga mencerminkan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebahagiaan warga Kota Jambi.

Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi itu, Kepala DPMPPA Kota Jambi Noverentiwi Dewanti, yang memaparkan terkait petunjuk Pelaksanaan Program Kampung bahagia yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 18 Tahun 2025, dan Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jambi Alfian Sahputra, yang memaparkan terkait manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan.

Tampak hadir pada sosialisasi tersebut, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Moncar Widaryanto, serta seluruh fasilitator program Kampung Bahagia.

Jelang Idul Adha, 42 Petugas Diterjunkan, Pemkot Jambi Kawal Ketat Pemeriksaan 4.300 Hewan Kurban

Kota Jambi - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi, Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah proaktif untuk memastikan seluruh hewan kurban yang akan disembelih berada dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi melepas sebanyak 42 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban pada Senin (2/6/2025).

Upacara pelepasan tersebut digelar di Peternakan Moro Seneng milik Pak Satiman di RT 21, Kelurahan Aur Duri, Kecamatan Telanaipura. Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga melakukan pemeriksaan langsung terhadap sapi kurban milik Presiden RI, jenis Simental dengan bobot 770 kilogram, yang disiapkan khusus untuk masyarakat Kota Jambi.

Satgas pemeriksa ini terdiri dari petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, yang didukung oleh para mahasiswa dari Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Mereka akan bertugas memeriksa 4.300 ekor hewan kurban yang telah terdata, guna memastikan kondisi fisik dan kesehatannya layak untuk disembelih.

“Dari kebutuhan kita sekitar 3.900 ekor, tersedia 4.300. Jadi, jumlah hewan kurban di Kota Jambi bukan hanya cukup, tapi melebihi kebutuhan. Yang sekarang menjadi fokus utama kita adalah memastikan kesehatan hewan-hewan tersebut,” ujar Wali Kota Maulana.

Setiap petugas, lanjutnya, akan bertanggung jawab memeriksa sekitar 100 ekor hewan kurban. Di Peternakan Moro Seneng sendiri, sebanyak 204 ekor telah selesai diperiksa dan dinyatakan sehat.

Saya juga sudah menyerahkan langsung sertifikat kelayakan hewan kurban kepada Pak Satiman selaku pemilik. Ini penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan daging kurban yang aman dan sehat,” ungkap Maulana.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Jambi juga akan melaksanakan pemotongan hewan kurban secara kolektif melalui partisipasi ASN dan keluarga besar Pemkot. Tahun ini, tercatat sebanyak 180 hewan kurban akan didistribusikan ke masyarakat, masjid, pegawai harian lepas (PHL), serta lembaga lainnya.

Dengan jumlah hewan kurban yang melebihi kebutuhan, Wali Kota menyampaikan bahwa hal ini berkontribusi terhadap stabilisasi harga komoditas, terutama daging, yang biasanya melonjak menjelang Idul Adha.

Dalam kesempatan itu, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Evridal Asri, Wali Kota turut secara simbolis memasang label sehat pada sapi bantuan Presiden RI, setelah dinyatakan sehat secara klinis oleh tim dokter hewan.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memastikan pelaksanaan kurban yang sehat, aman, dan sesuai syariat, sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dan stabilitas ekonomi di masa perayaan besar keagamaan

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes