Manfaat Program Kartu Bahagia, 2 Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan

Kota Jambi - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, Jum'at (02/01/2026) bertakziah dirumah Almarhum Talib dan M Rivai Agustian yang merupakan Ketua RT 04 dan 05, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung.

Keduanya juga didampingi perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, beserta jajaran dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi. 

Tidak hanya menyampaikan rasa duka mendalam meninggalnya almarhum M Rivai dan Talib, Wali Kota menyerahkan Santunan Jaminan Kematian (JMK) kepada ahli waris, yang masing-masing menerima Rp. 42.000.000,-.

Santunan Jaminan Kematian terhadap Ketua RT ini merupakan manfaat salah satu program prioritas Kota Jambi Bahagia, melalui Kartu Bahagia. Dimana, seluruh Ketua RT se-Kota Jambi telah difasilitasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, yang iurannya ditanggung Pemkot Jambi, sebagai jaminan sosial bagi pekerja rentan.

"Atas nama Pemerintah Kota Jambi saya menyampaikan rasa duka, serta berterimakasih dan apresiasi atas pengabdian yang telah dilakukan selama menjadi Ketua RT yang rata-rata telah dua periode,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan, sebagai bentuk tanggung jawab kepada Ketua RT yang merupakan garda terdepan dalam pembangunan ditengah masyarakat, Pemerintah Kota telah menjaminkan semua Ketua RT terhadap fasilitas BPJS Ketenagakerjaan.

“Hari ini adalah hak yang kami sampaikan kepada ahli waris, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan dipergunakan sebaik-baiknya untuk keperluan diwaktu mendatang,” singkat Wali Kota Maulana.

Melalui program unggulan Kartu Bahagia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus melindungi para pekerja informal melalui pembiayaan premi BPJS Ketenagakerjaan agar pekerja rentan memperoleh jaminan sosial yang layak. 

 

Aplikasi JAGA, Layanani Satu Aplikasi Banyak Manfaat

Kota Jambi - Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melauching layanan digital berbentuk aplikasi terpadu yang memberi kemudahan bagi warga kota mendapatkan pelayanan.

Aplikasi yang diberi nama JAGA atau Jambi Bahagia diresmikan penggunaan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Rabu (31/12/2025), di Taman Banjuran Budayo.

Super App JAGA (JAMBI BAHAGIA) merupakan aplikasi terpadu yang menyatukan berbagai layanan digital dalam satu platform dengan satu akun (Single Sign-On / SSO).

Kehadiran aplikasi ini merupakan jawaban ditengah perkembangan layanan digital dan perwujudan Kota Jambi sebagai Kota Smart City. Inovasi layanan ini merupakan inisiasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi dengan tujuan utama untuk memudahkan seluruh aktivitas dan pelayanan publik berbasis digital kepada masyarakat.

Dalam launching aplikasi JAGA ini, Wali Kota Maulana yang turut didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, bersama unsur Forkopimda Kota Jambi, juga secara resmi melaunching Calendar of Event Kota Jambi.

Peluncuran ditandai dengan prosesi peletakan telapak tangan pada perangkat digital sebagai simbol dimulainya implementasi Calendar of Event Kota Jambi dan penggunaan Aplikasi JAGA secara resmi.

Calendar of Event Kota Jambi diluncurkan sebagai media informasi terintegrasi yang memuat berbagai agenda kegiatan pariwisata, budaya, dan event strategis Kota Jambi sepanjang tahun. Kehadiran kalender ini diharapkan mampu meningkatkan promosi daerah, mendukung sektor pariwisata, serta memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat dan wisatawan.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan bahwa melalui launching ini, Pemerintah Kota Jambi memperkuat langkah menuju transformasi digital dan pengembangan Smart City, sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik yang berasaskan terhadap kenyamanan dan kebutuhan masyarakat.

“Dengan hadirnya Calendar of Event dan Aplikasi JAGA, melalui Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo), menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Jambi terus berkomitmen menghadirkan layanan yang terintegrasi, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan di kota Jambi demi mewujudkan Kota Jambi yang maju dan Bahagia,” singkat Wali Kota Jambi.

Feri Irawan Terpilih Sebagai Ketua Sekber Pengelolaan Sumber Daya Hutan

Jambi — Feri Irawan resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) Pengelolaan Sumber Daya Hutan dalam forum musyawarah yang digelar oleh para pemangku kepentingan kehutanan lintas sektor. Proses pemilihan yang berlangsung demokratis, terbuka, dan penuh musyawarah tersebut mencerminkan kuatnya kepercayaan kolektif terhadap kapasitas, integritas, dan rekam jejak kepemimpinan Feri Irawan dalam isu pengelolaan hutan berkelanjutan.

Forum musyawarah ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, komunitas adat, serta unsur swasta yang selama ini terlibat aktif dalam pengelolaan dan perlindungan sumber daya hutan. Kesepakatan secara aklamasi dinilai sebagai simbol persatuan dan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola hutan yang adil, lestari, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Feri Irawan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa Sekretariat Bersama Pengelolaan Sumber Daya Hutan harus menjadi ruang kolaboratif yang inklusif, bukan sekadar forum koordinasi administratif. Menurutnya, tantangan pengelolaan hutan saat ini semakin kompleks, mulai dari deforestasi, konflik tenurial, perubahan iklim, hingga tekanan ekonomi terhadap masyarakat sekitar hutan.

“Pengelolaan sumber daya hutan tidak bisa lagi berjalan secara sektoral dan eksklusif. Dibutuhkan kerja bersama, dialog yang setara, serta keberanian untuk menempatkan keberlanjutan ekologis dan keadilan sosial sebagai fondasi kebijakan,” ujar Feri Irawan. Ia menekankan bahwa Sekber harus berperan aktif sebagai jembatan antara negara, masyarakat, dan pelaku usaha.

Terpilihnya Feri Irawan juga dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran Sekber dalam mendorong model pengelolaan hutan berbasis kolaborasi. Selama ini, Sekber diharapkan mampu menjadi wadah integrasi kebijakan, pertukaran data dan pengetahuan, serta penyelesaian persoalan kehutanan secara partisipatif. Dengan kepemimpinan baru, Sekber dituntut lebih progresif dalam merumuskan agenda kerja yang responsif terhadap dinamika lapangan.

Sejumlah peserta forum menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan Feri Irawan, Sekber dapat memperkuat pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat dan lokal. Isu perhutanan sosial, konflik lahan, serta akses masyarakat terhadap sumber daya hutan menjadi perhatian utama yang perlu ditangani secara serius dan berkelanjutan. Pendekatan dialogis dan berbasis bukti dinilai penting agar kebijakan tidak hanya berhenti di atas kertas.

Selain itu, Sekber juga diharapkan mampu berkontribusi dalam pencapaian target pembangunan rendah karbon dan komitmen iklim nasional. Pengelolaan hutan yang berkelanjutan tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menekan emisi dan menjaga ketahanan ekosistem. Dalam konteks ini, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama.

Feri Irawan menegaskan bahwa salah satu prioritas kepemimpinannya adalah memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya hutan. Ia mendorong pemanfaatan data yang terbuka, pemantauan partisipatif, serta keterlibatan publik dalam proses perencanaan dan evaluasi kebijakan. Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui praktik tata kelola yang jujur dan bertanggung jawab.

“Sekber harus hadir sebagai rumah bersama, tempat semua pihak merasa didengar dan dilibatkan. Tidak boleh ada dominasi satu kepentingan atas kepentingan yang lain,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh anggota Sekber untuk menjadikan forum ini sebagai ruang belajar bersama dalam merumuskan solusi inovatif atas persoalan kehutanan.

Dengan terpilihnya Feri Irawan secara aklamasi, Sekretariat Bersama Pengelolaan Sumber Daya Hutan memasuki babak baru kepemimpinan. Harapan besar disematkan agar Sekber mampu memainkan peran strategis dalam memperkuat tata kelola hutan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan. Kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif diharapkan menjadi fondasi kuat bagi perlindungan sumber daya hutan sebagai warisan bersama bagi generasi mendatang.

Minyak Kita Berkurang Dikeluhkan Koperasi Merah Putih, BULOG Pasokan Kurang

Kota Jambi - Pengelola Koperasi Merah Putih Kelurahan "Selamat" Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, mengeluhkan tersendatnya pasokan minyak goreng bersubsidi Minyak Kita dari Bulog Jambi.

Iie Hawari Isa, ketua Koperasi Merah Putih Selamat, menyatakan, Kamis (13/11/2025) bila awalnya koperasi mendapatkan jumlah pasokan tidak terbatas, bisa membeli minyak tersebut kapan pun di Bulog Jambi.

"Diawal berdirinya koperasi membeli per harinya sedikitnya delapan puluh dus minyak kita. Seiring waktu secara bertahap pasokan mulai berkurang, dari delapan puluh dus turun lima puluh dus. Dijatah pula per minggu hanya sepuluh dus dan akhirnya sekarang cuma delapan dus," keluh Iie.

Setidaknya kebutuhan minyak kita bersubsidi tersebut dibutuhkan koperasi sebanyak seribu dus per bulan guna memenuhi kebutuhan bagi lebih dari lima ratus pelaku usaha mikro kecil dan menengah dilingkup KMP Selamat.

Dikawasan Kelurahan Selamat sendiri memang terkenal banyak pelaku umkm yang aktif menjual berbagai jenis kue, makanan atapun snack baik siang maupun malam.

Pihak KMP Selamat juga menyayangkan tidak ada kejelasan pasti kurangnya pasokan minyak kita. Pasokan minyak kita jauh dari kata ideal denga penurunan stok secara bertahap bahkan cukup drastis. Akibatnya pengelola koperasi terpaksa membatasi pembelian minyak kita bagi para umkm maupun anggota koperasi.

Bulog Kekurangan Pasokan

Ashariyanti Pratimi, Manager Penjualan Bulog Jambi menyatakan pasokan minyak goreng dari PT. Kurnia Tunggal Nugraha (PT.KTN) selaku produsen minyak kita di Jambi yang awalnya 48.000 liter per minggu kini hanya 24.000 liter per minggu. Kurangnya pasokan penyebab berkurangnya pasokan ke KMP Selamat maupun mitra kerja Bulog lainya.

"Dari sepuluh dus per minggu bagi koperasi merah putih, kini hanya delapan dus per minggu karena banyaknya yang mesti disalurkan Bulog," terang Ashariyanti.

Pihak Bulog berupaya meminta penambahan pasokan minyak kita namun belum dapat terpenuhi pihak produsen.

Bila pasokan kembali normal atau bertambah, pihak Bulog Jambi akan menambah pula pasokan ke koperasi merah putih maupun lainya.

 

Kapolda Jambi Terima Audiensi CC Pertamina 

Kota Jambi - Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, menerima kunjungan audiensi dari Courtesy Call (CC) PT Pertamina pada Kamis (7/8/2025).

Pertemuan yang dilaksanakan di ruang kerja Kapolda Jambi ini membahas kerja sama antara Polda Jambi dan PT. Pertamina dalam menjaga keamanan kegiatan penambangan minyak, khususnya yang melibatkan masyarakat, sesuai dengan kebijakan terbaru Kementerian ESDM.

Dalam sambutannya, VP HSSE Program Holding Ade Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Polda Jambi atas dukungan dan kerja sama yang sudah terjalin. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Pertamina dan aparat keamanan menyusul diberlakukannya Permen ESDM No. 14 Tahun 2025 yang mengatur legalisasi hasil tambang rakyat.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari Polda Jambi. Berdasarkan laporan kami, kegiatan penambangan rakyat di Provinsi Jambi berjalan kondusif dan tidak menimbulkan konflik dengan masyarakat,” ujar Ade Gunawan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah, terutama di sektor pertambangan. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat tiga lokasi aktivitas illegal drilling di Provinsi Jambi, yakni di Kabupaten Batanghari, Muaro Jambi, dan Sarolangun. Saat ini sekitar 8.000 sumur telah didata untuk proses verifikasi oleh Kementerian ESDM.

“Sebelum adanya Permen ESDM No.14, kami sudah melakukan berbagai penindakan terhadap pelaku illegal drilling. Namun, karena hal ini menyangkut mata pencaharian masyarakat, maka sumur-sumur baru terus bermunculan,” ujar Kapolda Jambi.

Sementara itu, Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol. Hendri Hotuguan Siregar menyoroti aspek keamanan dalam praktik pengeboran minyak rakyat. Ia mengungkapkan bahwa masyarakat cenderung hanya memahami teknik pengambilan minyak tanpa memperhatikan keselamatan dan prosedur pengamanan.

“Pertamina hanya menerima minyak dari masyarakat, namun masyarakat tidak memahami sistem pengamanan dari hulu ke hilir. Hal ini dapat memicu potensi gangguan kamtibmas, sehingga perlu dilakukan pendekatan regulatif dan sosialisasi menyeluruh,” ungkapnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengawal praktik pertambangan minyak rakyat yang aman dan legal di wilayah Provinsi Jambi.

Sukses Panen Jagung dan Tomat, Petani Binaan Pertamina EP Jambi Siap Garap Lahan Lebih Luas

Muaro Jambi - Kelompok tani binaan Pertamina EP Jambi, Tani Suka Bersatu berhasil memanen 5 ton jagung manis dan 1,5 ton tomat. Produksi melimpah yang mampu memastikan pasokan bahan makanan aman untuk Kabupaten Muaro Jambi.

Senyum merekah nampak dari wajah anggota kelompok Tani Suka Bersatu ketika melihat hasil panen pada akhir Maret 2025 lalu. Sebanyak 5 ton jagung manis dan 1,5 ton tomat itu kemudian didistribuskkan ke pasar induk Angso Duo dan Talang Gulo. Meski demikian, tidak hanya para petani yang sumringah, Pertamina EP Jambi pun ikut tersenyum bangga pada agenda memanen bersama yang berlangsung pada Selasa, 25 Maret lalu.

Pjs Manajer Pertamina EP Jambi Zainudin menyebut keberhasilan panen ini bukan yang pertama. Pertamina EP menurutnya telah memulai Program Pertanian Terpadu di Muaro Jambi sejak tahun 2020.

“Kelompok tani terus didukung untuk mengembangkan kapasitas hingga beberapa kali sukses panen. Kami ikut bangga karena artinya program ini berhasil dan menjadi wujud nyata tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat,” jelasnya.

Zainudin menambahkan, panen kali ini adalah buah dari kerja keras penggarapan 1,5 hektar lahan yang ditanami komoditas pangan jagung dan tomat. Karena keberhasilan panen kali ini, pada tanam raya berikutnya kelompok ini mendapat kepercayaan pinjam pakai lahan 4,5 hektar milik pengembang yang lahannya masih ‘tidur’ agar lebih produktif. Lahan tersebut akan ditanami jagung pipil, yakni bulir jagung yang telah dipisahkan dari tongkolnya (bonggol).

Ketua Kelompok Tani Suka Bersatu Sukisno menilai keberhasilan panen tidak lepas dari pendampingan pihak Pertamina EP Jambi. Selain modal bibit dan alat, pelatihan pada petani merupakan modal yang paling terasa manfaatnya. Pelatihan yang diberikan meliputi cara mengolah tanah, mengendalikan hama, teknik tanam, pemilihan bibit hingga pemasaran pasca panen.

Sebelum menanam jagung dan tomat, kelompok ini sempat menanam jenis hortikultura seperti kacang tanah, cabe merah, cabe hijau, hingga sayuran. Kini mereka semakin mahir menentukan jenis tanaman sesuai musim, risiko, dan kebutuhan pasar sehingga nilai ekonomi setiap panen semakin tinggi.

Kelompok Tani Suka Bersatu mampu menunjukkan kiprahnya dalam menjaga ketahanan pangan. Mereka menjadi salah satu kelompok tani yang dipercaya Kabupaten Muaro Jambi dalam mengendalikan inflasi bahan pangan tahun 2023 dengan menanam cabe dan bawang.

Capaian ini sesuai dengan standar peta jalan program pengembangan masyarakat dari SKK Migas, idealnya masa pembinaan maksimal berlangsung lima tahun. Tahun 2025 kelompok tani Suka Bersatu siap untuk mandiri, perusahaan akan fokus pada pengembangan Kelompok Wanita Tani.

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes