Pj Wali Kota Ikuti Dialog Kelana Nusantara Bersama Menparekaf RI

Kota Jambi - Dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno. Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih ikuti kegiatan Kelana Nusantara atau dialog Kabupaten/Kota Kreatif, yang diselenggarakan di Teanol Cafe, Kec Jelutung Kota Jambi.

Acara dialog yang turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Direktur Infrastruktur dan Ekonomi Kreatif Kementerian dan Ekonomi Kreatif RI  Oneng Setya Hariani, Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Provinsi, Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur,  serta para pelaku Ekonomi Kreatif, digelar pada Minggu (17/03) pagi.

Kelana Nusantara merupakan ajang serap aspirasi dari para pelaku ekonomi kreatif. Forum ini dijadikan sebagai wadah, menampung aspirasi dari bawah atau dikenal dengan istilah Bottom Up, untuk nantinya dijadikan bahan masukan dan juga evaluasi untuk pembangunan ke depannya.

Kepada awak media, Sri mengatakan, dengan adanya kehadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno diharapkan dapat menjadi penyemangat pelaku UMKM yang ada di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, Kota Jambi kedatangan dua pembinanya, yakni Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pak Gubernur Jambi, Al Haris. Tentu ini adalah peluang dan penyemangat bagi para pelaku UMKM,” kata Sri.

“Saya harap, kehadiran Pak Menteri ada wujud nya di  Kota Jambi. termasuk saya sampaikan ke pak Gubernur, Kota Jambi ada Haul Pangeran Wirokusumo, yang juga akan kita jadikan kegiatan ekonomi kreatif nantinya.”

Di Kota Jambi yang tidak banyak mempunyai tempat-tempat wisata alam, Sri menginginkan agar UMKM di Kota Jambi semakin kuat dan kreatif agar menjadi nilai dan wadah bagi pariwisata yang mencintai kuliner khas. Tentunya itu juga mampu menjadi salah satu sektor penyumbang PAD.

“Kota Jambi masuk dalam jejaring Kota Kreatif Nasional, manfaatkan peluang kebersamaan Menteri, agar momentum silaturahmi ini secara optimal bermanfaat,” jelasnya.

“Kota Jambi tidak banyak memiliki wisata alam. Namun ekonomi kreatif lah yang dapat mengangkat Kota Jambi. Kami berupaya untuk membuat Kota Jambi sebagai ibu kota Provinsi, jadi garda terdepan untuk membangun Kota Jambi gateway.”

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno menyampaikan, bahwa acara dialog Kelana Nusantara ini dengan tujuan agar memperkuat sistem ekonomi kreatif di Kota Jambi, serta bisa membuka potensi peluang lapangan pekerjaan.

Sandiaga Uno atau yang dikenal dengan Mas Menteri sapaan akrabnya, juga menyebutkan akan ada tiga event besar di Provinsi Jambi kedepan sehingga akan menarik wisatawan untuk datang ke Jambi.

“Yang pertama ada Festival Batanghari, setelah itu Arakan Sahur yang akan segera kita luncurkan, dan ada juga festival besar nanti dengan Candi Muara Jambi, ini yang kita gagas sehingga nanti lebih banyak kunjungan wisatawan,” ucap Sandiaga.

 

MUSRENBANG RKPD Kota Jambi Tahun 2025

Kota Jambi - Dengan tema ‘Pemantapan Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Berkelanjutan’, Kamis (14/03) Pejabat (Pj) Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih bertempat di SwissBel Hotel kota Jambi,

 membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) RKPD kota Jambi tahun 2025.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Sri Purwaningsih menyampaikan bahwa pelaksanaan MUSRENBANG tingkat Kota Jambi ini telah terlebih dahulu dilakukan ditingkat Kecamatan dan berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan.

“Meski demikian, masih ada lagi proses lanjutan yang cukup krusial, yaitu tahapan penganggaran, yang nanti akan diawali dengan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara, serta penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau yang lebih di kenal dengan APBD,” kata Sri.

“Mudah-mudahan apa yang telah disahkan nanti bisa menjadi pedoman dan menjadi acuan kerja bagi kepala daerah terpilih nanti, siapapun itu Wali Kota maupun Wakil Wali Kota ini harus digunakan dan kemudian tidak bisa keluar dari apa yang sudah direncanakan hari ini,” tambah Sri.

Sementara itu, kepada awak media Sri mengatakan, Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Jambi tahun 2025 mempunyai 6 skala prioritas.

“Yang pertama ada Peningkatan kualitas infrastruktur Perkotaan yang Berkelanjutan, Kedua ada Peningkatan Sumber Daya Manusia, Ketiga ada Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat, keempat ada Peningkatan Produktivitas Pengembangan Pariwisata dan UMKM, Kelima ada Good Govermance, dan Keenam Ketentraman Ketertiban umum,” ungkap Sri.

Dari keenam prioritas tersebut, Sri juga menjelaskan persoalan infrastruktur akan menjadi acuan, karena merupakan hal yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

 

Pasar Bedug Ramadhan Diresmikan

Kota Jambi - Pejabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, secara resmi membuka pusat kuliner Pasar Bedug Ramadhan 1445 H/2024 Pemkot Jambi, Selasa (12/03) sore.

Pasar bedug Ramadan 1445 H Pemkot Jambi yang terletak dikawasan pusat pasar atau biasa disebut warga disekitar pedestrian simpang bata ini disambut antusias para pedagang dan UMKM.

Pj Wali Kota Sri mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan Pemkot Jambi guna menstimulasi tumbuh kembangnya pelaku usaha kecil, terutama usaha di bidang kuliner dan makanan ringan. Disediakan 776 kapling lapak untuk berjualan bagi para pedagang.

“Hari ini kami membuka Kegiatan pasar bedug Ramadhan di setiap bulan ramadhan Pemerintah kota Jambi memfasilitasi menyediakan lokasi untuk UMKM. Berkumpul bukan hanya dari sisi kuliner ada juga pakaian dan perlengkapan rumah tangga jadi ini lah fasilitas di sediakan oleh pemerintah kota Jambi supaya masyarakat tidak sulit mencari bahan bahan yang di butuhkan maka di kumpulkan lah di pasar simpang bata ini," kata Sri.

Pj Wali Kota Jambi berharap masyarakat banyak berkunjung di pasar bedug ini sehingga bermanfaat bagi masyarakat dalam menyiapkan kebutuhan kebutuhan ramadhan maupun idul Fitri, 

"Mudah mudahan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di kota Jambi. 

Pemerintah kota Jambi menyiapkan 776 kapling yang di koordinator kan oleh dinas Perdagangan dan perindustrian Kota Jamb," terang Sri.

 

Pj Wali Kota Jambi Beli 4,5 Ton Cabai Siaga Inflasi

Kota Jambi - Pemerintah Kota Jambi akhirnya memenuhi janjinya membeli cabai, buktinya Jum'at (8/3/2024) sebanyak 4,5 ton, cabai dibeli Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih langsung di pasar lelang cabai Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Pembelian dan pengiriman perdana “Cabai Siaga Inflasi Kota Jambi” seberat 4,5 ton tersebut merupakan implementasi dan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama (PKS) Pemerintah Kota Jambi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah ditandatangani sehari sebelumnya oleh kedua belah pihak.

Kota Jambi sudah melakukan penandatangan perjanjian kerjasama dengan dua daerah, Kabupaten Purworejo Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Sleman Provinsi Yogyakarta. Dengan dua daerah tersebut, Pemkot Jambi bersepakat untuk melaksanakan Kerjasama Antar Daerah.

Alhamdulillah hari ini saya bersama Pak Sekda serta seluruh jajaran TPID Kota Jambi menindaklanjuti Memorandum of Understanding antara Kota Jambi dengan Kabupaten Sleman. Kemarin sudah dilakukan penadatanganan perjanjian kerja sama untuk memanfaatkan produksi komoditas dari Kabupaten Sleman ini yaitu berupa cabai,” jelas Sri Purwaningsih, Penjabat Wali Kota Jambi seusai selebrasi pelepasan.

Adapun untuk pembelian cabai perdana dilakukan oleh Koperasi Pegawai Negeri Kota Jambi (KPN-KPKJ), untuk selanjutnya didistribusikan kepada agen dan penjual di Kota Jambi.

Proses pengiriman perdana tersebut ditandai dengan pemecahan kendi dimuka mobil truk pembawa cabai tersebut ke Kota Jambi. 

Raih ADIPURA, Terimakasih Pasukan Orange

Kota Jambi - Belum puas dengan capaian  penghargaan piala Adipura ke 7 yang baru diraih pada 05 Februari lalu, sekaligus mempertahankan capaian pada tahun 2023. Pemkot Jambi kembali menerbitkan inovasi baru sebagai salah satu senjata untuk mendapatkan piala Adipura kencana ditahun 2025 mendatang.

“Inovasi tersebut tertuang pada Intruksi Wali Kota Nomor 05 Tahun 2024 yang mengatur tata cara pengelolaan sampah salah satunya melalui bank sampah. Nanti di masing-masing produsen sampah itu sudah harus mengelola sendiri bagaimana memilah-milah sampahnya karena sampah itu sebenarnya ada nilai ekonominya. Nanti akan kita masifkan, kita sosialisasikan supaya penanganan sampah ini mulai dari tingkat keluarga itu sudah bertanggung jawab,” kata Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih saat menggelar silahturahmi bersama pasukan orange Pemkot Jambi atau yang lebih dikenal dengan petugas kebersihan yang dinaungi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, bertempat di Lapangan Tenis Disdik Kota Jambi.

Anugerah Adipura merupakan penghargaan bergengsi dibidang lingkungan hidup yang diberikan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia sebagai apresiasi pengakuan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas komitmen dalam  pengelolaan sampah berkelanjutan, hijau, dan berkonsep ramah lingkungan.

Adanya prestasi ini, Pj Wali Kota Sri Purwaningsih mengutarakan terimakasih nya kepada semua petugas kebersihan Pemkot Jambi, dan juga atas kesadaran masyarakat tentunya mempermudah tugas pemerintah dalam menjaga kota Jambi yang bersih.

“Selasa lalu pemerintah kota Jambi berhasil mendapatkan penghargaan Adipura, dan hari ini saya mengumpulkan seluruh pasukan orange, pengawas dan semua yang terkait dengan penanganan sampah di kota Jambi untuk bersilaturahmi. Terimakasih pada semuanya yang sudah terlibat sehingga kita bisa mempertahankan anugerah tertinggi dibidang lingkungan hidup ini,” kata Sri, Kamis (07/03).

Selanjutnya, jelas Sri, capaian yang ada saat ini harus terus ditingkatkan karena prestasi yang ada akan lebih maksimal jika bisa terus dipertahankan kedepannya.

“Saya minta kepada semuanya untuk terus meningkatkan kinerjanya supaya di tahun 2025 nanti untuk penilaian tahun 2024 ini, hasilnya bisa membawa Adipura kencana, dimana syaratnya harus 3 kali berturut-turut setiap tahun tanpa putus mendapatkan penghargaan Adipura,” jelas Sri.

Untuk mecapai hal tersebut, Sri juga telah menyampaikan kepada dinas terkait untuk lebih memasifkan pemasangan spanduk peringatan diseluruh Tempat Pembuangan Sampah (TPS), terkait waktu pembuangan sampah, agar masyarakat lebih tertib.

“Saya minta seluruh TPS di kasih spanduk  peringatan dan penjelasan waktu pembuangan sampah dari jam 06.00 malam sampai jam 06.00 pagi itu terus kita gaungkan supaya semuanya tertib,” sebut Sri.

Sementara itu, demi mewujudkan apa yang telah tertuang dalam Intruksi Wali Kota Nomor 05 Tahun 2024  tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Ardi mengatakan nantinya seluruh Opd, Camat dan Lurah, hingga ke tingkat RT agar membentuk Bank-bank sampah.

 

Kota Jambi Raih Adipura Ke-7

Kota Jambi - Kota Jambi kembali meraih anugerah Adipura. Penghargaan bergengsi dibidang lingkungan hidup itu diterima langsung Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, untuk yang kali ke-7.

Penyerahan Adipura ini diserahkan langsung Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Alue Dohong.

Anugerah Adipura ke 7 yang diraih Kota Jambi ini sebagai wujud apresiasi dan pengakuan pemerintah pusat atas komitmen dan kesungguhan Kota Jambi dalam upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, hijau dan berkonsepkan ramah lingkungan.

Acara penganugerahan yang berlangsung di Auditorium Gedung Manggala Wanabhakti, Kementerian LHK jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat Selasa (5/3/2024), turut dihadiri Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar serta para penerima penghargaan.

Pada awal tahun 2024 ini, Kementerian LHK menyerahkan penghargaan hasil evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup tahun 2023, yaitu penghargaan Adipura untuk 106 kabupaten/kota, penghargaan Adipura Kencana untuk 5 kabupaten/kota, serta juga turut diserahkan Sertifikat Adipura kepada 51 kabupaten/kota karena dinilai memiliki upaya atas kinerja pengelolaan sampah dari sumbernya.

Usai menerima penghargaan, Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih, menyampaikan rasa syukur atas diraihnya supremasi tertinggi bidang tata kelola persampahan dan kebersihan lingkungan itu. Ia meminta jajarannya untuk tidak berhenti memberikan yang terbaik untuk masyarakat kota Jambi, terlebih kota Jambi merupakan gerbang masuk provinsi Jambi.

“Alhamdulillah, siang hari ini pemerintah kota Jambi mendapatkan penghargaan bergengsi dibidang pengelolaan lingkungan hidup yakni Adipura dari Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hudup, Ini adalah penghargaan Adipura ke 7 untuk Kota Jambi. Saya berharap dengan mendapatkan Adipura hari ini, bukan berarti prestasi Kota Jambi berakhir, tetapi ini adalah start untuk kita lebih giat lagi menunjukan bahwa Kota Jambi benar-benar menjadi kota yang nyaman, bersih, rapi,” ujar Sri.

Sri meminta jajarannya harus menunjukkan bahwa kota Jambi memang kayak meraih anugerah tersebut.

“Kita bisa tunjukan nanti secara lingkungan semuanya mendukung bagaimana Kota Jambi ini benar-benar layak untuk mendapatkan penghargaan Adipura Kencana nantinya,” tutur Sri.

Capaian luar biasa ini tentunya tidak hanya dilakukan satu pihak saja. Kerja keras seluruh jajaran Pemkot Jambi yang dikomandoi dinas LH Kota Jambi, mampu menjaga tradisi sebagai penghargaan bergengsi tersebut.

Sri pun kembali memberi apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras menjaga kota Jambi selalu bersih dan nyaman. Sembari berpesan agar kinerja baik itu semakin ditingkatkan sebagi modal untuk mendapatkan penghargaan yang lebih bergengsi yakni Adipura Kencana.

“Terima kasih dan apresiasi untuk teman-teman semuanya para kepala OPD, para camat, para lurah yang sudah bekerja keras untuk mewujudkan mendapatkan Adipura ini. Mudah-mudahan berikutnya nanti kita mendapatkan Adipura Kencana,” pungkas Sri.

Program Adipura merupakan instrumen kebijakan yang telah dilaksanakan sejak tahun 1986, dengan melalui berbagai perubahan dan pengembangan menjadi lebih baik, untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dan arah kebijakan yang ada, sehingga dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mendorong terciptanya kualitas lingkungan hidup yang bersih, teduh, dan berkelanjutan.

Kota Jambi telah mengimplementasikan rencana aksi Pemerintah Indonesia untuk pencapaian Zero Waste, Zero Emission dari subsektor sampah. Aksi nyata itu tampak dari sistem pengelolaan sampah di Kota Jambi yang telah mengimplementasikan metode pengelolaan controlled/sanitary landfill. Kota Jambi juga saat ini telah memiliki TPA terbaru yang berlokasi di Talang Gulo dengan mengaplikasikan konsep Waste to Energy atau pemanfaatan sampah menjadi energi (menggunakan teknologi Emission Reduction in Cities (ERiC) Programme Solid Waste Management dengan sistem Sanitary Landfill). TPA ini merupakan bantuan Pemerintah Jerman melalui German Federal Government (KfW/Kreditanstalt für Wiederaufbau).

Selain itu, Pemkot Jambi memperoleh bantuan UNESCAP untuk pembangunan Integrated Resource Recovery Center (IRRC), bertempat di Pasar Talang Banjar, yang mengolah sampah organik hasil pembuangan Pasar Talang Banjar menjadi sumber energi ramah lingkungan.

 

 

Copyright © Free Joomla! 4 templates / Design by Galusso Themes